oleh

Ketua ISBA Jogja Priode 2022-2024 Hari Ini Resmi Di Lantik

Sekilasindonesia.id II Yogyakarta –
Ikatan Pelajar Mahasiswa Bangka (ISBA) Yogyakarta menggelar Pelantikan Pengurus masa bakti 2022-2024, di Asrama ISBA Jalan Ibu Ruswo nomor 17 Yudonegaran Yogyakarta, Minggu (20/11/2022).

Choirul Demaka selaku Ketum ISBA Jogja priode 2022-2024 menggantikan Fajri yang sebelumnya menjabat mengatakan, bahwa Kedepannya ISBA Jogja akan melakukan revitalisasi kepengurusan sekaligus keanggotaan.

“Kami akan berupaya merangkul semua mahasiswa Bangka yang ada di Jogja untuk saling bergandengan tangan dalam menuntut ilmu di jogja,” Katanya.

Lanjut Choirul Demaka, “Kami juga akan menyerap ide-ide inovatif dari kawan-kawan dalam rangka menyumbangkan pikiran-pikiran untuk kemajuan Babel yang kita cintai,” Sambungnya.

Sementara, Hadir di tengah Pelantikan Ahmad Habibi Mantan Ketua Umum ISBA Jogja priode 2013-2015 mewakili senior muda ISBA Jogja dalam pemaparannya mengatakan bahwa ISBA dulu, sekarang dan akan datang memiliki warna dan dinamika yang berbeda, tantangannyapun berbeeda itu adalah proses yang harus dilalui.

“Dari proses itulah nantinya ISBA akan melahirkan tokoh-tokoh terbaik sebagaimana para senior-senior kita di Babel sekarang,” Ujar Habibi.

Selain itu, Tugas utama ISBA adalah menghimpun sekaligus menjada silaturahmi semua anggotanya dalam rangka persamaan dan perjuangan senasib dalam menuntut ilmu di kota pelajar ini.

“dalam wadah yang besar ini diharapkan mampu mecetak mahasiswa yang berkarakter, berintegritas, dan berjiwa sosial tinggi dengan wawasan intelektualitas mendalam sehingga bisa melahirkan pokok-pokok pikiran yang sekiranya bisa disampaikan kepada Pemda atau Pemprov Bangka Belitung sebagai pertimbangan dalam menentukan atau melaksankan kebijakan yang stratagis, efektif, dan berkelanjutan di Bangka Belitung,” Tegasnya.

Setelah pelantikan di lanjutkan agenda diskusi publik yang disi oleh Luna Febriani, Candidat Doktor Univeraitas Gajah Mada asal Babel dengan tema Pokok ISBA dan Peran Penting dalam membangun SDM Babel.

Dalam kesempatan ini Luna Febriani dalam paparannya menekan pada isu rendahnya angka pendidikan, pernikahan dini, dan transformasi sektor ekonomi. (Riki)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.