oleh

Puluhan PKL diToboali Menolak untuk Direlokasi

Sekilasindonesia.id ||BANGKA SELATAN – Puluhan pedagang Kaki Lima (PKL) diToboali Bangka Selatan diskusi langsung dengan Plt kepala DKUKMINDAG Toni Pratama, untuk meminta keadilan serta menolak terkait adanya rencana Relokasi kios di sepanjang Jalan Simpang Lima sampai depan Gedung Nasional, Minggu (4/9/2022).

Terlihat puluhan PKL yang ada di kawasan simpang lima tersebut berdiskusi cukup serius dengan Plt Kepala DKUKMINDAG Toni Pratama di dampingi Camat Toboali Anshori serta perwakilan dari kelurahan Toboali terkait proses Relokasi tersebut.

Dalam diskusi tersebut perwakilan dari para pedagang, Cikyan Mider, Dede Adam, serta pedagang lainnya meminta kepada Pemerintah Daerah untuk mencari solusi terbaik, terkait rencana relokasi di sepanjang trotoar jalan simpang lima sampai gedung nasional.

“kami meminta agar pemerintah daerah dapat mencari solusi dan jalan keluar terbaik, jangan hanya asal relokasi tapi tidak memiliki solusi yang jelas atas nasib para pedagang.”Ungkap mereka.

Lalu, Cikyan Mider serta pedagang lainnya juga menyebutkan lokasi yang disiapkan oleh pemerintah untuk para pedagang tidak strategis bahkan belum siap untuk di tempati, selain itu mereka juga mempertanyakan mekanisme serta peruntukan dana kompensasi yang di siap pemerintah daerah untuk para pedagang yang terdampak.

pada Intinya kata Cikyan Mider dan pedagang lainnya, kami siap mendukung program pemerintah daerah untuk di relokasi, asal pemerintah daerah hadir dan memfasilitasi kami dengan baik. Tentunya tidak merugikan pedagang, dan yang terpenting harus sesuai dengan azas pemanfaatan dan keadilan.”tegas mereka.

“Selain itu kami juga minta untuk agenda relokasi ini dapat di bahas kembali, serta meminta Anggota DPRD Bangka Selatan dapat turun tangan dan hadir dalam penyelesaian permasalahan ini, karena mereka adalah wakil rakyat harus mendengar dan mencari solusi terbaik tentang hal ini.”pungkas Cikyan Mider dan Kawan-kawan dalam diskusi tersebut.

Adapun dari hasil diskusi tersebut, Plt Kepala (DKUKMINDAG) Bangka Selatan Toni Pratama beserta Camat Toboali Anshori, sepakat untuk sementara menunda relokasi tersebut sampai ada solusi terbaik.

“Dalam waktu dekat segala saran dan masukan dari para pedagang akan kami sampaikan dan akan kami bahas nanti kepada pimpinan untuk mencari solusi terbaik bagi para pedagang yang terdampak,” Tuturnya.

Sebagai informasi, sebelumnya puluhan Pedagang kaki Lima (PKL) yang ada di kawasan Simpang Lima dan Gedung Nasional menolak keras atas kebijakan yang di lakukan oleh pemerintah daerah terkait Relokasi (pemindahan tempat) kios yang ada di sepanjang jalan kawasan simpang lima sampai Gedung Nasional, mereka menilai kebijakan tersebut Sangat jauh dari kata berkeadilan apa lagi dengan adanya pungutan biaya sebesar 800ribu perbulan akan memberatkan bagi pedagang yang ada di kawasan tersebut.

(Red)