oleh

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Menyambut Baik Kedatangan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Sekilasindonesia.id, || Pangkalpinang – Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hendra Apollo dan Amri Cahyadi menyambut baik kedatangan peserta aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di depan Gedung DPRD Babel, selasa (30/08/2022).

Sekitar lima belas orang yang tergabung dalam Ketua sekretariat di Perguruan tinggi Bangka Belitung yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bangka Belitung, melakukan aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi dihadapan wakil rakyat tersebut, sedikitnya, tiga tuntutan yang disampaikan peserta aksi yakni antara lain, sebagai bentuk penolakan rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM), tarif dasar listrik (TDL) dan pemberantasan terhadap mafia tambang dan mafia gas diindonesia.

Wakil Ketua III DPRD Babel, Amri Cahyadi, menyambut baik dan mengapresiasi atas aksi tuntutan mahasiswa HMI Babel.

“tidak ada rasa untuk tidak menghargai kedatangan kawan-kawan. Kami menghormati kedatangan kawan-kawan ke lembaga ini, kami berusaha untuk hadir, walaupun hari ini tidak ada jadwal rapat, tapi semata- semata ingin menyambut kawan-kawan sekalian”, kata, Wakil Ketua III DPRD Babel, Amri Cahyadi.

Dikatakannya, dirinya pun telah memahami apa yang telah disampaikan peserta aksi dan sangat menghargai terhadap penyampaian aspirasi untuk menolak kenaikan BBM, TDL dan lainnya.

Selain itu, Politisi PPP Babel ini pun berharap, agar pemerintah dapat mengkaji ulang dengan adanya rencana untuk menaikkan harga BBM, pasalnya, banyaknya terjadi penolakan yang dilakukan masyarakat saat ini.

“Saya dan Pak Hendra Apollo tadi sudah bermusyawarah, bahwa kami pun berharap dan berdoa semoga tidak ada kenaikan tersebut, tetapi kenaikan ini kebijakan pusat bukan daerah”, ungkapnya.

Sebelumnya, Politisi PPP Babel ini pun mengajak peserta aksi untuk berdiskusi di dalam ruangan rapat dalam menyampaikan aspirasi tersebut, dan mengajak peserta aksi untuk terus berharap dan berdoa agar pemerintah pusat dapat mendengarkan aspirasi peserta aksi, sehingga kebijakan kenaikan BBM dan TDL tersebut tidak terjadi.

“Tapi yakinlah aspirasi yang disampaikan bukan hanya aspirasi kalian saja, tetapi aspirasi kita semua, kita berharap ada kebijakan pusat tidak menaikan itu,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua II DPRD Babel, Hendra Apollo, mengungkapkan, dirinya sepakat terhadap tuntutan penolakan kenaikan BBM dan TDL yang disampaikan mahasiswa yang tergabung di HMI Babel tersebut.

“Kalau masalah kenaikan BBM, kita sepakat satu suara, dan mafia migas dan tambang, kita sepakat, kita harus basmi. cuman mafia tambang sudah menggurita di Babel, dan akibat BBM naik, bukan hanya BBM saja yang naik, tentunya barang lainnya juga akan ikutan naik, seperti telor, Supermi dan lainnya, itu yang kita takutkan”, ungkap, politisi Golkar ini.

Tak hanya itu, politisi Golkar tersebut sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas aksi mahasiswa yang tergabung dalam HMI ke kantor DPRD Babel.

” Telah datang ke DPRD untuk penolakan BBM dan TDL dan lainnya, Kami sangat Sepakat. Ini juga demi kemakmuran masyarakat kita. terima kasih atas penyampaikan aspirasinya”, pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yusuf, mengungkapkan, aksi yang dilakukan sebagai upaya penolakan terhadap rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL)

“Kami menyampaikan penolakan rencana kenaikan BBM dan tarif dasar listrik, kondisi ini akan membebani masyarakat khusus di Babel dan Indonesia secara luas, tidak logis apabila naik. Semua kebutuhan dan komoditi bakal naik”, tegasnya.

Tak hanya itu, ia berharap, agar aspirasi pada aksi tersebut tidak hanya sekedar formalitas saja, namun ia berharap ada bentuk nyata dari wakil rakyat untuk mengawal tuntutan mereka untuk disampaikan ke DPR RI dan Presiden.

“Ini sudah menjadi komitmen kita dari awal, jika hal ini masih tetap terjadi, kita akan menggalang kekuatan dari masyarakat Babel untuk kembali dan hadir di sini,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hendra Apollo dan Amri Cahyadi, menandatangani surat penyataan sikap yang disampaikan HMI Babel.

Budi Marsudi.