oleh

ARSYI Babel, Mengajak Terapi Qur’ani Dengan Konsep Lalat dan Buah

Sekilasindonesia.id, || Pangkal Pinang – ARSYI Babel, perkumpulan peruqyah wilayah Bangka Belitung mengadakan terapi Qur’ani untuk trauma, emosi negatif, sifat buruk, phobia dan lainnya dengan konsep lalat dan buah. Mengingat pentingnya Dakwah Tauhid untuk Menyelamatkan Umat dari Praktik Kesyirikan melalui Ruqyah Syar’iyyah karena semakin maraknya perdukunan yang mengatasnamakan ruqyah di Bangka Belitung ini. Tetapi kali ini pelatihan ruqyah sedikit berbeda dari pelatihan-pelatihan ruqyah yang biasa diadakan di Bangka Belitung. dengan mengusung tema Terapi Qur’ani untuk trauma , emosi negative, sifat buruk, phobia dan lainnya dengan konsep lalat dan sampah. Dan dengan Tagline Ruqyah Tanpa Kesurupan insya Alloh akan menjadi kegiatan yang menarik bagi warga Bangka Belitung yang biasanya takut untuk mendatangi peruqyah .

Acara ini dilaksanakan pada tanggal 29-30 oktober 2022 berlokasi di gedung Asrama Haji Provinsi Bangka Belitung, Air Itam, Pangkalpinang

Widi Prayogo selaku ketua panitia kegiatan dari rumah ruqyah pangkalpinang menjelaskan ; Pelatihan akan dilaksanakan secara intensif selama 2 hari, full day Materi dan Technis. Pada tanggal 29 dan 30 Oktober 2022 di Pangkalpinang. Dan panitia juga menyiapkan kamar untuk menginap bagi peserta yang mau menginap atau peserta yang datang dari luar kota. Kegiatan tersebut mendatangkan dua nara sumber. Narsum yang pertama yaitu Ust. Muhammad Nadhif Khalyani beliau adalah pengurus pusat ARSYI (Asosiasi Ruqyah Syar’iyyah) dan Founder Qur’anic Emotional Realease Method atau Founder RLC (Ruqyah Learning Center) dan juga Penulis buku Lalat & Sampah, Ruqyah untuk Kanker & Tumor adapun nara sumber yang kedua yaitu berasal dari Bogor. Ust. Abu Nadia Seorang Praktisi senior Ruqyah Indonesia Malaysia dan Founder Talaqi Muslim Berdakwah (TMB).

Dengan mendatangkan kedua tokoh Peruqyah internasional tersebut diharapkan Bangka Belitung dapat mengkader peruqyah-peruqyah syar’iyyah yang sesuai dengan dakwah Tauhid yang keberadaannya masih sangat banyak dibutuhkan.
Diantaralain Tujuan kegiatan yaitu Memperkenalkan konsep pengobatan syar’I (sesuai dengan syariat islam) kepada masyarakat Bangka Belitung, Mengajak masyarakat untuk bisa mandiri dalam mengobati diri dan orang lain dengan terapi qurani, Sebagai alternative dakwah Qur’an dan sunnah untuk menyingkap syubhat, tahayyul, khurafat maupun bid’ah di masyarakat yang sudah merebak dan biasa di masyarakat, dan Membentengi akidah ummat Islam dari bahaya syirik.
Dengan konsep yang sederhana yaitu LS atau Lalat dan Sampah diharapkan sangat menarik bagi Masyarakat Umum (pasien), Paramedis (ilmu Kedokteran), Terapis Thibun Nabawi, TCM, matalogi, iridiologi & Alternatif dan juga sangat cocok bagi Konselor.”tutupnya.

Bagi masyarakat yang ingin ikut kajian ini bisa menghubungi Panitia melalui nomor Widi (0852-6609-7833) atau Bayu (0812-7224-0583) dengan biaya pendaftaran sebesar Rp.250.000/orang.

Penulis : Doni Saputra