oleh

Sosialisasi Program, Bantuan Sosial Anak Terlantar Dan Anak Yatim

Sekilasindonesia.id, [] CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon Melalui Dinas Sosial Kota Cilegon melaksanakan kegiatan sosialisasi program bantuan sosial anak terlantar dan anak yatim, sesuai peraturan walikota No.01 Tahun 2022 tentang jaminan sosial Kota Cilegon bermartabat yang didalamnya juga mengatur anak terlantar dan anak yatim.

Acara ini dihadiri oleh pemerintah Setda Maman Mauludin, Kabag Kesra Rahmatullah, para pendamping, pemerintahan kecamatan se-kota Cilegon dan juga pemerintahan kelurahan se-kota Cilegon,Aula Setda Pemkot Cilegon (24/08/2022).

Dalam Pembukaannya Setda Maman Mauludin menyampaikan ” bahwa dikota Cilegon ini masih banyak sekali anak anak terlantar dan anak yatim yang setiap tahun nya data itu berkembang, dari itu melalui Dinas Sosial Kota Cilegon harapan nya bisa menekan angka kemiskinan dan semua data yang masuk melalui kelurahan yang mana nantinya di setiap kecamatan ada pendamping dari Dinas Sosial yang tugas nya survey langsung kelokasi penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial H.Nur Fatmah dalam kesempatan yang sama mengatakan ” Maksud dan tujuan program sosialisasi bantuan anak terlantar dan anak yatim ini dalam rangka memberikan informasi kepada masyarakat melalui Kecamatan dan Kelurahan kami juga mengenalkan para pendamping di setiap kecamatan yang ada dikota Cilegon, data yang sudah diverifikasi ada 1789 penerima manfaat,dan ini masih kami lakukan pengecekan ulang dari data di DTKS maupun non DTKS, tujuan pengecekan data ulang agar tidak double manfaat.

Bantuan Dana ini dari APBD Kota Cilegon tahun 2022 untuk penyaluran nya kami lakukan ditahun 2023, besar dari bantuan nya sebanyak 1,2 jt / tahun jika dilihat angka ini masih terbilang kecil tetapi minimal Pemkot Cilegon sudah memenuhi bantuan tersebut, imbuhnya.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Intini menambahkan program bantuan sosial anak terlantar dan anak yatim tujuannya agar data yang masuk kekami adalah data yang valid dari hasil pemantauan langsung kelapangan, pendamping yang akan langsung kerumah penerima manfaat disinilah peran pendamping dari Dinas Sosial bekerja agar tidak ada lagi penerima yang tidak tepat sasaran,data yang masuk sekarang ini masih bisa berkurang atau bertambah dilihat dari data valid yang masuk ke kami, tutupnya.

(Bagindo Yakub)