oleh

Ini Penjelasan Iskandar, Terkait Pemberitaan Miring yang Menimpa Dirinya

Sekilasindonesia.id ||BANGKA SELATAN –  Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan dari fraksi Gerindra, Iskandar,SH membantah terkait pemberitaan dari beberapa media online menyebutkan, jika pembangunan jalan tanah puru desa kepoh yang menggunakan dana APBD dengan pagu Rp. 199.400.000, menuju kebun sawit miliknya hanya menguntungkan dirinya semata.

ia menjelaskan, proyek tersebut di usulkan atas keinginan masyarakat desa yang di ajukan oleh pemerintah desa kepoh pada tahun 2020/2021 lalu, dan terealisasi di tahun 2022 ini.

“Jalan tersebut dibangun bukan hanya untuk saya pribadi, ada banyak kebun masyarakat di wilayah tersebut yang akan melintasi jalan itu. Saya sama sekali tidak ada kepentingan apapun terkait proyek tersebut, bagi saya selagi azas manfaat nya buat orang banyak dan tidak menyalahi atau melanggar aturan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah, siapapun boleh mengerjakan nya asal sesuai dengan aturan yang ada,” ungkap Iskandar.

Kemudian Kepala Desa Kepoh Udayasa juga mengatakan, jalan tersebut bukan lah milik satu orang saja, melainkan milik beberapa warga yang berkebun di daerah tersebut.

“Pada dasarnya pembangunan jalan tanah puru tersebut bukan hanya milik satu orang, karena di situ merupakan jalan akses bagi warga menuju ke sawah dan ke kebun, hanya saja memang keterbatasan anggaran maka baru sampai tahap tersebut,” Ujarnya.

Ia juga menambahkan, untuk pembangunan sendiri emang bertahap, dan hanya baru batas kebun Iskandar Salah satu Anggota DPRD Basel, semoga kedepan akan berlanjut agar mempermudah warga untuk menuju akses ke persawahan dan berkebun.

“pembangunan jalan tersebut baru batas kebun bapak Iskandar kebetulan berada di akses menuju persawahan yang di rencanakan, Kedepan kami berharap jalan tersebut dapat berlanjut agar akses ke persawahan dapat lebih mudah dan dekat, selain itu juga dapat mempermudah warga yang berkebun di daerah tersebut,” jelas Udayasa.

Sementara Jamhar warga setempat mengatakan, dengan adanya bantuan jalan seperti ini kami selaku masyarakat merasa sangat terbantu.

“Tadinya tidak ada jalan disini kami juga sulit untuk mengolah lahan perkebunan disini, intinya dengan adanya pembangunan ini kami sangat terbantu dan bermanfaat meskipun belum sepenuhnya selesai,” Kata jamhar.

Jamhar Berharap kedepannya Akses jalan Tanah Puruh yang ada di desa Kepoh tersebut agar segera di selesaikan.

“Kami juga berharap kedepannya agar segera dapat diselesaikan akses jalan ini, agar warga dan masyarakat di sini dapat lebih mudah menuju kebun dan persawahan.” kata Jamhar saat di jumpai wartawan di Lokasi.

Selanjutnya Iswari selaku warga yang memiliki kebun di daerah tersebut membantah, terkait apa yang di beritakan sebelumnya itu tidak benar kalo akses jalan tersebut hanya untuk kepentingan satu orang saja.

“Akses jalan ini diajukan bersama oleh pemilik lahan kebun yang ada di sini, bukan hanya untuk satu orang saja, tetapi akses tersebut untuk kepentingan bersama, agar mempermudah masyarakat untuk menuju persawahan dan perkebunan warga, Hanya saja memang untuk pelaksanaanya baru sampai tahap tersebut dan kebetulan saat ini berada tepat pada kebun pak Iskandar.” ujar Iswari.

(Riki.s)