oleh

Menindak Lanjuti SE Bawaslu RI No 19 Tahun 2022, Bawaslu Jeneponto Gelar Rapat Internal

Sekilasindonesia.id ||JENEPONTO –Menindak lanjuti surat edaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Nomor 19 Tahun 2022 dalam rangka pengawasan Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Tahun 2022.

Bawaslu Jeneponto pun menindaklanjuti dengan melakukan kegiatan melalui rapat internal, Senin (8/8/2022). Dengan membentuk tim fasilitasi pengawasan tahapan pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik peserta pemilu tahun 2024.

Ketua Bawaslu Jeneponto Saiful saat mempimpin rapat tersebut, menyampaikan dengan diterbitkannya Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 19 tahun 2022, dimana Bawaslu Kabupaten/Kota diwajibkan untuk membentuk tim yang bertugas melakukan pengawasan pendaftaran dan verifikasi serta penetapan partai politik.

“Setidaknya ada tiga hal yang diatur dalam surat edaran itu, pertama tentang pembentukan tim, tata laksana pengawasan dan pelaporan hasil pengawasan, dan untuk akses Sipol, kita sudah terima dari Bawaslu Provinsi,” Ucapnya lewat Pesan Whatsappnya.

Dalam hal pengawasan (tahapan pendaftaran partai) kali ini di beri tanggung jawab oleh devisi penyelesaian sengketa sesuai dengan petunjuk RI, dengan tetap melibatkan divisi yang lain, dan setelah dibentuknya tim.

“Selanjutnya akan berkoordinasi dengan KPU Kabupaten Jeneponto untuk melihat persiapan verifikasi administrasi partai politik,” sebut Saiful.

Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Antar Lembaga, Hamka, mengingatkan dalam pelaksanaan harus memperhatikan pedoman pelaksanaan yang telah disampaikan oleh Bawaslu RI, koordinasi antar divisi menjadi kunci keberhasilan pengawasan tahapan pemilu 2024.

Masih kata dia, sebagai langkah pencegahan, Bawaslu Kabupaten Jeneponto telah menyampaikan langkah pencegahan Kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jeneponto, untuk melaksanakan tugasnya sesuai dengan prosedur dan tata cara yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan.

“Selain itu juga telah disampaikan himbauan kepada pemerintah daerah untuk mencegah agar ASN tetap netral dalam pelaksanaan pemilu 2024,” Jelasnya.

Adapaun yang hadir, dalam kegiatan tersebut yakni, Ketua dan Anggota bawaslu Jeneponto, Koordinator sekretariat bawaslu Jeneponto, serta staf PNS dan PPNPNS bawaslu Jeneponto.(*)

Penulis: Firmansyah