oleh

DPMPTSP Basel Gelar Bimtek dan Sosialisasi Kemudahan Berusaha

Sekilasindonesia.id ||BANGKA SELATAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangka Selatan melakukan kegiatan Bimtek dan Sosialisasi Kemudahan Berusaha Angkatan I yang bertema “DAK Nonfisik Fasilitasi Penanaman Modal” yang di laksanakan di Hotel Grend Marina Toboali bangka Selatan, Rabu (3/8/2022).

Dalam kegiatan tersebut Turut hadir Haris Setiawan, S. Pi., M.T, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Plt. Kepala DPMPTSP Hermawan Harri Saputra, ST, Kabid Penanaman Modal Aliu Senain, SE., serta tamu undangan lainnya.

Hal itu di jelaskan Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Hermawan Harri saputra, ST., Kegiatan Bimtek dan Sosialisasi Kemudahan Berusaha ini merupakan langkah strategis dalam mendorong implementasi penyelenggaraan perizinan mandiri secara online, Serta sebagai sarana pembekalan dan penambahan wawasan bagi pelaku usaha dalam melaksanakan penyelenggaraan perizinan berbasis risiko (Online Single Submission Risk Base Approach / OSS RBA).

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan informasi terkait kemudahan berusaha dengan sistem perizinan secara mandiri elektronik yang tertuang dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan PP Nomor 5 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan juga tata cara penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) untuk meningkatkan investasi di Kabupaten Bangka Selatan,” Jelas Hermawan.

Lalu Hermawan mengatakan, peningkatan realisasi investasi berdampak pada peningkatan perekonomian daerah, Dalam Peraturan BKPM nomor 5 Tahun 2021 telah dijelaskan terdapat hak kewajiban dan tanggung jawab pelaku usaha. Dan salah satu kewajiban dari pelaku usaha adalah menyampaikan LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal).

“Setiap pengajuan izin berusaha melalui OSS secara otomatis pelaku usaha wajib mengisi laporan kegiatan penanaman modal (LKPM), sehingga perusahaan harus memiliki pemahaman tentang bagaimana tata cara pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM),” Pungkasnya.

Kemudian Hermawan menambahkan, Kegiatan ini memiliki makna yang penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

“Di tengah derasnya arus perkembangan usaha dengan kemudahan pelayanan perizinan yang diberikan pemerintah, pelaku usaha diharapkan agar selaras dengan kebijakan penanaman modal dan pelayanan perizinan sehingga terjadi keselarasan pembangunan daerah dan pembangunan nasional,” Imbuhnya.

Sementara itu, Aliu Senain SE., Selaku Kabid Penanaman Modal menjelaskan, untuk Angkatan I ini di ikuti sebanyak 50 perusahaan maupun Perorangan, kegiatan ini akan berlanjut sampai 4 Angkatan nantinya.

“Jadi untuk tahun 2022 ini di targetkan dari pusat dari kementerian investasi itu berjumlah 202 peserta, jadi dari 202 peserta ini kami bagikan menjadi 4 Angkatan, untuk Angkatan I di lakukan hari ini tanggal 3 Agustus, kemudian Angkatan II di lakukan tanggal 24 Agustus, Angkatan III tanggal 8 September, dan Angkatan IV tanggal 31 September 2022 untuk semua pelaku usaha yang ada di bangka selatan baik yang terdaftar maupun tidak terdaftar,” Bebernya.

Terakhir Aliu mengatakan”dengan adanya kegiatan ini para pelaku usaha nantinya akan tahu cara mendaftarkan Perizinan melalui online, karena di bimbing langsung dari narasumber,” Tutupnya.

(Riki.s)