oleh

Bram Warga Rawa Bangun Toboali Meminta Hak Orang Tuanya untuk Dapat Bantuan Listrik Bersubsidi

Sekilasindonesia.id ||BANGKA SELATAN – Bram (34) salah satu anak dari ibu Yana (65) Warga Rawa Bangun, Rt.01, Rw.06 Kelurahan Toboali kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, meminta kepada Pemerintah dan Pihak PLN agar membantu Ibunya mendapatkan bantuan tarif Listrik bersubsidi, Jum’at malam (29/7/22).

Berbagai Upaya sudah di lakukan oleh Bram (34) dengan cara mengajukan proposal kepada pihak Terkait agar ibunya mendapatkan tarif listrik bersubsidi tetapi hingga saat ini tidak ada hasil, meskipun sudah dengan surat keterangan tingkat RT/RW serta kelurahan, bahkan Ke kantor PLN setempat.

“Saya sudah mengajukan proposal permohonan bantuan bantuan listrik bersubsidi dengan mengetahui tingkat RT/RW kekantor kelurahan, kecamatan, bahkan Ke kantor PLN untuk rumah orang tua kami Ibu Yana ini, namun jawaban dari pihak PLN sendiri tidak bisa dengan alasan bahwa rumah orang tua kami sudah berbentuk fisik bangunan permanen, sedangkan bangunan rumah orang tua kami itu mendapatkan bantuan dari PT Timah, tbk,” kata Bram.

Lanjut, ia juga mengatakan bahwa pada saat pemasangan listrik baru emang atas nama saya anaknya, maka ia ber asumsi untuk merubah nama dari nama dia menjadi nama orang tuanya biar bisa mendapatkan listrik bersubsidi, namun hal itu masih tetap di tolak dari pihak PLN.

“Sebelumnya emang benar itu atas nama saya, jadi saya berasumsi untuk merubah dari nama saya menjadi nama orang tua saya tapi lagi-lagi Jawaban dari pihak PLN meskipun di rubah namanya tetap tidak akan merubah Tarif/TDLnya karena itu sudah menjadi keputusan PLN pusat,” beber Bram.

Lanjut Bram lagi, hal itu saya pun bertanya kepada pihak PLN, listrik subsidi itu sebenarnya di peruntukan untuk siapa, untuk golongan yang mampu atau kurang mampu.

“Kerena kami merasa orang tua kami ini memang berhak untuk mendapatkan Listrik Bersubsidi tersebut, kami hanya ingin berjuang apa yang menjadi Hak orang tua kami,” ucap Bram.

Lanjut Bram lagi, Saya sudah mangajukan bantuan dari tanggal 14 September 2019 sampai sekarang, bahkan bukti surat yang saya ajukan masih saya simpan sebagai acuan bahwa saya sudah pernah berjuang meskipun tidak mendapatkan hasil yang baik,” ungkap Bram.

Lanjut Bram lagi,” Saya berharap kepada pihak Terkait atau pemerintah kabupaten bangka selatan untuk bisa membantu dan memperjuangkan hak orang tua kami agar orang tua kami bisa mendapatkan bantuan listrik bersubsidi ini,” pungkas Bram.

Hingga berita ini di turunkan pihak media masih berusaha menghubungi pihak yang terkait melalui Telpon dan pesan Whatsapp untuk dapat mengkonfirmasi hal tersebut, baik dari pihak kelurahan Toboali dan PLN Toboali, tapi tidak ada respon. (Riki.s)