oleh

Walkot Wahdi Audensi Bersama PT Telkom Terkait Program Satu Data Indonesia

KOTA METRO, Sekilasindonesia.id – Walikota Metro Wahdi menerima kunjungan audiensi dari PT Telkom Indonesia wilayah Lampung, di Rumah Dinas Walikota Metro, Rabu 13/4/2022.

General Manager (GM) PT. Telkom Witel Lampung, Sosila Shan Sihombing, mengucapkan terimakasih telah mendapatkan izin untuk melakukan silaturahmi, serta menyampaikan tujuan penawaran satu Data Platform Bigbox Telkom Lampung untuk mendukung program Satu Data Indonesia yang dicetuskan pemerintah.

“Tujuan kedatangan PT. Telkom ini tidak lain yakni untuk bersilaturahmi kepada Walikota Metro, sekaligus membahas mengenai penawaran satu Data Platform Bigbox Telkom dalam tata kelola Pemerintahan di Kota Metro. PT. Telkom sebagai BUMN penanggung jawab smart city berkomitmen mendukung pengembangan smart city di wilayah Lampung khususnya Kota Metro,” jelasnya.

Lanjutnya, PT. Telkom juga memiliki sebuah layanan pengembangan smart city yang dapat digunakan stakeholder khususnya, Pemerintah Daerah. Maka dengan adanya program Smart City ini maka akan memberikan kemudahan bagi Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan publik berbasis digitalisasi kepada masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Metro Wahdi, didampingi Wakil Walikota Metro, Asisten II Pemerintah Kota Metro, Kepala Bappeda Kota Metro, Kepala Dinas Kominfo beserta jajaran, menyambut baik atas tawaran pengembangan smart city yang disampaikan PT. Telkom, karena selain memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat juga dapat menguntungkan bagi Kota Metro.

“Saat ini yang diinginkan bagaimana Pemerintah membangun sistem secara lebih lanjut yang artinya dapat menguntungkan bagi Kota Metro, sehingga apa yang diberikan kepada masyarakat cepat terserap,” terang Wahdi.

Hal senada pula di samDari Kadis Kominfo Subehi, juga menyampaikan gambaran dari kondisi internet yang ada di Dinas Kominfo Metro.

“Saat ini sudah hampir 100% akses internet di OPD dan Kelurahan di Kota Metro sudah memakai kabel fiber optik, tetapi ada 2 (dua) Kelurahan yang belum memakai kabel fiber optik, ada 180 akses poin yang sudah dijalankan. Selain itu Pemerintah juga melayani WiFi publik dengan kapasitas bandwidth hanya 350 Mbps, ke depan sudah ada untuk pengembangan Mbps menunjukan bandwidth yang besar karena banyak pelayanan” tutur Subehi.

Diketahui dengan kehadiran PT. Telkom terkait program tersebut, Dinas Kominfo berharapa dapat membantu percepatan smart city. (Ril)