oleh

Kelurahan Panrannuangku di Duga Tak Anggarkan Media Publikasi di Tahun 2022

TAKALAR-Pemerintah Kelurahan Panrannuangku, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) diduga tidak anggarkan media surat kabar untuk tahun 2022 dengan alasan tidak ada anggaran nya.

Padahal media untuk publikasi sangat penting karena merupakan sebuah sarana promosi yang efektif dalam menyampaikan pesan atau informasi kepada masyarakat luas, baik dalam bentuk media (visual) maupun bentuk multimedia (audio dan visual).

Dimana media harusnya tak lepas dari kerjasama para instansi Forkompimda, mulai dari kantor Kelurahan, Kecamatan maupun Instansi lain dalam sebuah pemerintahan Kabupaten.

Tentunya hal ini, pemimpin sebuah Daerah Kabupaten perlu melihat dan mengevaulasi kualitas, sinegritas, Loyalitas, kinerja bawahannya karena terkadang ada beberapa pejabat yang tidak sesuai harapan Pimpinan Daerah.

Hal ini dibenarkan Kepala Kelurahan Panranuangku, Sry Adriani. “Ditahun 2022 tidak ada yang nama anggaran media seperti koran, tabloid maupun berita online karena kami berdasar bahwa anggaran Kelurahan di tahun 2022 itu masih sama dengan anggaran Tahun 2021 yang berdampak Covid -19. Gaji kepala lingkungan saja untuk tahun 2022 masih sama dengan tahun 2021 yakni Rp 300 ribu, masih tidak normal,” Ucap Lurah Panranuangku, Sry Adriani, Rabu (01/12/2021).

Tentunya pernyataan Lurah Panrannuangku, berbeda dengan pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar, H. Muhammad Hasbi melalui Kepala Kecamatan di Takalar beberapa hari yang lalu dengan menyatakan bahwa anggaran Kelurahan yang pernah di anggarkan tahun 2020, akan normal dan kembali pada tahun 2022, ucap salah satu Camat Kabupaten Takalar yang enggan disebutkan namanya.

Selain itu, salah satu aktivis Takalar, inisial M.Y berharap kepada Bupati Takalar, H. Syamsari S. Pt MM agar segera mengevaulasi dan mengeksekusi bawahan nya yang tidak pro dengan media karena media adalah penyambung komunikasi antara Pemerintah dengan masyarakat dalam informasi. Harapnya.

(Suherman Tangngaji)