oleh

Masyarakat Bandar Putih Mengucapkan Banyak Terima Kasih Atas Pekerjaan Pembangunan Drainase long sekmen di Jalan Lintas

SEKILASINDONESIA.ID, LAMPUNG UTARA- Masyarakat Bandar Putih, Kecamatan Kotabumi Selatan, Propinsi Lampung, mengucapkan banyak Terima kasih atas pekerjaan drainase di Jalan Lintas Sumatra, Desa Bandar Putih. Saptu (27/11/2021).

Menurut Masyarakat Bandar Putih, dengan adanya pekerjaan drainase tersebut bisa melancarkan air nantinya di saat musim hujan.

“Kami sangat bersukur dengan adanya pekerjaan drainase di Jalan lintas tersebut, karena yang dulunya seperti comberan sekarang malah tidak.”

“Dan masyarakat disini juga bisa terbantu dengan bekerja di pekerjaan tersebut, karena semenjak menyebarnya virus copid-19, lahan pekerjaan semakin susah.” imbuhnya.

Di tempat lain, salah satu pekerja mengatakan terkait pekerjaan yang rontok atau terkelupas tersebut dikarenakan Bencana Alam.

“Karena itu kami bekerja mengerjakan pekerjaan drainase tersebut, namun tidak berapa lama turunlah hujan. Dan kami tidak sempat menutupi pekerjaan kami tersebut, makanya terjadilah terkelupas atau rontok.” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, “Yang namanya pekerjaan akibat bencana alam itu sudah biasa, kecuali kalau kita mengerjakan pekerjaan itu dengan tidak mengikuti peraturan pembangunan yang ada.”

“Untuk pekerjaan tersebut kami memakai dan menerapkan apa yang sudah diberikan oleh pihak pemerijtah.” ujarnya.

Sementara pengawas  Usup selaku Proyek Drainase di Desa Bandar Putih mengatakan kepada Awak Media ini, Kami tidak bisa melangkah atau mengerjakan pekerjaan tersebut tampa prosedur yang ada.

“Kami mengerjakan pekerjaan drainase di Desa Bandar Putih tersebut memakai sistem Padat Karya. Makanya kami memakai orang setempat untuk bekerja, namun karena cuma beberapa orang dan menurut saya itu kurang pekerjanya, maka saya ambil dari luar.”

“Untuk izin dari Kepemerintahan Desa Bandar Putih, kami sudah meminta izin untuk mengerjakan pekerjaan drainase

“Waktu itu kami bekerja mengerjakan pekerjaan drainase tersebut, namun tidak berapa lama turunlah hujan. Dan kami tidak sempat menutupi pekerjaan kami tersebut, makanya terjadilah terkelupas atau rontok.” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, “Yang namanya pekerjaan akibat bencana alam itu sudah biasa, kecuali kalau kita mengerjakan pekerjaan itu dengan tidak mengikuti peraturan pembangunan yang ada,”

“Untuk pekerjaan tersebut kami memakai dan menerapkan apa yang sudah diberikan oleh pihak pemerijtah.” ujarnya.

Sementara pengawas  Usup selaku Proyek Drainase di Desa Bandar Putih mengatakan kepada Awak Media ini, Kami tidak bisa melangkah atau mengerjakan pekerjaan tersebut tampa prosedur yang ada.

“Kami mengerjakan pekerjaan drainase di Desa Bandar Putih tersebut memakai sistem Padat Karya. Makanya kami memakai orang setempat untuk bekerja, namun karena cuma beberapa orang dan menurut saya itu kurang pekerjanya, maka saya ambil dari luar.”

“Untuk izin dari Kepemerintahan Desa Bandar Putih, kami sudah meminta izin untuk mengerjakan pekerjaan drainase tersebut. Dan bahkan Kepala Desa sangat mendukung pekerjaan tersebut.” lanjutnya.

“Untuk ukuran bahan pekerjaan tersebut, seperti pencampuran batu dan pasir radu,” tandasnya. (Zakaria/ Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed