oleh

Ziarah Ke-5 Makam Pahlawan, FPK DKI Jakarta, Syamsul Zakaria; Bangkitkan Semangat Nasionalisme

SEKILASINDONESIA.ID, JAKARTA – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) DKI Jakarta menggelar kegiatan ziarah ke-lima (5) makam pahlawan para Habib yang ada di Jakarta pada Kamis, 18/11/2021 dimulai Jam 07.00 s/d Jam 16.00 WIB.

Kegiatan ziarah ke-lima (5) makam Habib tersebut dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021. Selain untuk mengenang jasa para pahlawan atau tokoh bangsa, ziarah yang digelar juga merupakan langkah awal Pengurus/Anggota FPK DKI Jakarta dalam mendorong pengembangan wisata religi khususnya yang ada di DKI Jakarta.

Ketua Bidang Pendidikan sekaligus Ketua Panitia Ketut Sridhana mengatakan, kegiatan wisata religi mengunjungi ke-lima (5) makam habib atau tokoh di Jakarta ini merupakan salah satu dari program kerja bidang pendidikan dan multikulturalisme dalam mengenal pejuang Islam di Jakarta sebagai tonggak sejarah pejuang bangsa Indonesia karena sejarah merupakan jati diri bangsa Indonesia.

“Kegiatan ini diikuti oleh para Anggota/Pengurus FPK DKI Jakarta yang mewadahi 34 provinsi ditambah keterwakilan dari etnis Arab, India, dan Tionghoa, perwakilan FPK wilayah Kota dan pejabat kota Kesbangpol DKI Jakarta,” ujar Ketut Sridhana dari Suku Dhuka Hindu Dharma.

Lanjut Ketut Sridhana, sebagai salah satu program kerja pendidikan dan multikulturalisme, ada beberapa tujuan yang dibawa oleh FPK DKI Jakarta yakni untuk mengetahui sejarah tokoh-tokoh Islam, mengembangkan objek wisata religius dan meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah, memberikan masukan ke dinas terkait dalam perawatan wisata-wisata religi agar para pengunjung merasa nyaman sebagai tempat wisata yang religius.

Ketut menuturkan, hasil dari kunjungan yang dilakukan, nantinya kondisi dan keadaan tempat wisata akan dilaporkan ke kesbangpol DKI Jakarta, termasuk buku yang disusun perihal makam-makam yang dikunjungi yakni makam Pangeran Jayakarta Jatinegara, Makam Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Kwitang, makam Habib Husen bin Abubakar Alaydrus Kramat Luar Batang, makam Kramat KH. Moh Mansur (Guru Mansur) Jembatan Lima, dan makam Habib Ahmad bin Alwi Al-Haddad akan menjadi kumpulan bahan yang kemudian diajukan ke Dinas Kebudayaan.

Lebih lanjut, dalam kegiatan wisata religi sebagai program kerja pendidikan dan multikulturalisme tersebut, Ketut juga mengharapkan bisa memberikan masukan pada DKI Jakarta agar wisata religi bisa menjadikan salah satu program wisata pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, majlis taklim, dan lainnya sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, dan kecintaan kepada bangsa Indonesia serta mampu menjaga keutuhan NKRI.

Sementara, Ketua FPK DKI Jakarta A. Syamsul Zakaria, S.H., M.H mengharapakan, semoga target dari terselenggaranya wisata religi yang diprakarsai oleh bidang pendidikan sesuai dengan target ataupun tujuannya yakni mendorong pengembangan wisata religi yang ada di wilayah Jakarta khususnya

“Semoga apa yg dilakukan mudah-mudahan ada yang bisa kita bawa bekal sebagai masukan ke Pemda DKI Jakarta dalam rangka memajukan wisata religi di Jakarta. Kita juga akan membuat buku yang nantinya semoga dapat menjadi referensi untuk pelajar termasuk masyarakat pada umumnya,” ujar Ketua FPK DKI Jakarta

Selanjutnya, Ketua FPK DKI Jakarta juga berpesan,wisata religi ini sebagai ajang mengenang jasa para pendahulu karena generasi penerus tidak boleh melupakan masa lalu.

Menurut A. Syamsul Zakaria, sebagai bagian dari masa depan, termasuk Anggota/Pengurus FPK DKI Jakarta harus dapat melanjutnya perjuangan para pahlawan khususnya dalam rangka menjadikan DKI Jakarta lebih baik.

Untuk diketahui, kegiatan wisata religi ke-lima (3) makam habib ini titik kumpulnya pemberangkatannya yakni di Bamus Betawi pada jam 07.00 WIB, kemudian berangkat ke tempat tujuan pertama yakni Pangeran Jayakarta Jatinegara, kedua makam Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Kwitang, ketiga makam Habib Husen bin Abubakar Alaydrus Kramat Luar Batang, keempat makam Kramat KH. Moh Mansur (Guru Mansur) Jembatan Lima, dan kelima makam Habib Ahmad bin Alwi Al-Haddad.

Dalam prosesi ziarah ke-lima (5) makam tersebut, dipimpin oleh Habib Achmad Alaydrus, ST yang merupakan utusan dari Rabithah Alawiyah Etnis Arab.(*)