oleh

Semarak HSN,DPD LASQI Lebak dan Dispar Gelar Gebyar Qasidah Klasik

LEBAK – Semarak Hari Santri Nasional DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia Kabupaten Lebak (DPD LASQI Lebak) bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lebak

Menggelar Gebyar Qasidah Klasik dengan mengambil Tema”Membumikan Qasidah Di Kabupaten 1000 Madrasah” diselenggarakan di Gedung PGRI Pasir Ona Rangkasbitung Kabupaten Lebak,Rabu dan Kamis,27-28 Oktober 2021.

Kabid Kebudayaan dan Pariwisata Lebak M Sobari menjelaskan, kegiatan inti digelar pemerintah daerah bekerjasama dengan DPD LASQI Lebak dalam rangka semarak Hari Santri Nasional dengan perlombaan Festival Qasidah Klasik.

Lanjut M Sobari, Festival Qasidah Klasik ini,salah satu kesenian tradisional yang kedepan diharapkan lebih diminati oleh masyarakat dan
bisa lebih diminati juga oleh kalangan milineal.

Dan tentunya Qasidah ini kedepan,” Nantinya bisa berkembang dan mampu berkolaborasi dengan musik modern, sehingga tidak hanya diminati kalangan tua tetapi oleh kalangan muda atau milineal pun, menggemari seni Qasidah ini yang lebih relegius,” katanya.

Kemudian pada prinsipnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lebak hanya melakukan pembinaan terhadap steakholder dibidang seni tradisional yang tujuannya ingin mengangkat seni tradisional itu, tidak hanya di daerah tetapi bisa dikancah nasional dan internasional,terang M Sobari.

Jadi bentuk pembinaan kami kedepan,akan diadakan lomba pelatihan yang berkelanjutan sebagai bentuk dukungan kita terhadap visi misi Bupati dan Wakil Bupati Lebak yaitu menjadikan Lebak sebagai destinasi unggul nasional berbasis potensi lokal,dan seni tradisional ini bisa menjadi daya dukung potensial untuk antraksi wisata, jelasnya.

Harapan kita,ingin steakholder kesenian dan kebudayaan yang ada di kabupaten Lebak bisa bersinergi dengan pemerintah kabupaten Lebak dalam mendukung visi misi wisata yang bisa mengangkat daerah kabupaten Lebak, pinta M Sobari..

Di tempat yang sama Ketua DPD LASQI Kabupaten Lebak Imad Humaedi SPdi menerangkan, kegiatan ini adalah kegiatan Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni Qasidah Indonesia (DPD LASQI) Kabupaten Lebak , dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional pada tanggal 22 Oktober, DPD LASQI Lebak menggelar Festival Qasidah Klasik tingkat kabupaten Lebak bekerjasama dengan pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lebak.

Sementara untuk seni yang kita tampilkan kata Imad,yaitu Seni Qasidah Klasik,karena banyak generasi muda dan ibu-ibu yang selalu belajar lagu-lagu Islam,maka dari itu kita perlombakan
dan inilah awal saja,yang mudah-mudahan kedepan kita rutin menyelenggarakan festival qasidah ini.

Kemudian untuk peserta adalah,” Semua peserta yang mendaftar ke panitia,dan perlombaan dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 27-28 Oktober,” imbuhnya.

” Untuk penilaian,kita mengambil juri dari DPD LASQI Lebak, DPD LASQI Provinsi Banten, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan Lebak,Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lebak serta dari Ketua Fatayat NU,” paparnya.

Sedangkan yang dinilai ada beberapa item,” Yaitu vokal, ketukan, irama dan lain sebagainya , kemudian untuk penentuan juara dilakukan diakhir, besok sore yaitu juara 1,2,3 dan harapan 1 dan 2 dengan pembagian hadiah trofi dan uang pembinaan dibagikan tanggal 3 Nopember,” ungkapnya.

Harapannya, mudah-mudahan kedepan dengan adanya lomba qasidah klasik ini memacu generasi muda dan ibu-ibu untuk terus berlatih karena akan diselenggarakan rutin setahun sekali, sehingga lewat seni, lagu-lagu Islami bisa booming di Kabupaten Lebak, pungkasnya.(Dra)

News Feed