oleh

Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Melakukan Aksi Unjuk Rasa Prakondisi Momentum Hari Sumpah Pemuda

Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Melakukan Aksi Unjuk Rasa Prakondisi Momentum Hari Sumpah Pemuda di jl. A. P. Pettarani, Makassar, Rabu (27/10/2021).

Menurut Panglima Gerakan Aktivis Mahasiswa, Muhammad Aswan, “Gerakan ini adalah gerakan prakondisi dalam menyambut momentum Hari Sumpah Pemuda 28 oktober 2021 besok”, ucapnya.

Semangat Membara untuk prakondisi dalam memperingati Hari sumpah pemuda sudah menjadi budaya Gerakan Aktivis Mahasiswa dalam Menyambut memontum Hari sumpah Pemuda.

Aksi prakondisi Gerakan Aktivis Mahasiswa ini dikomoandoi oleh komando Dep. Hukum dan HAM yakni Banggulung dengan membawa spanduk tuntutan bertuliskan :”Jokowi-Ma’ruf Waktunyami Mundurmako”

Banggulung selaku kordinator aksi mengatakan bahwa dua tahun kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf tidak memperlihatkan tindakan yang pro rakyat sebagai pucuk pimpinan tertinggi di negara ini.

Pasalnya berbagai regulasi yang dikeluarkan Jokowi-Ma’ruf, itu tidak mempertimbangkan segala aspek, utamanya pada masyarakat.

Salah satunya dengan dibuat dan disahkanya UU Omnibuslaw sebagai UU yang mengcover beberapa UU yang ada tanpa melibatkan masyarakat dalam pembuatannya terlebih sekarang rezim Jokowi-Ma’ruf itu kemudian anti kritik, terbukti Sekarang hari ini rezim Jokowi-Ma’ruf menjadikan institusi Polri sebagai pelindung kekuasaan yang akhirnya menysengsarai perlindungan terhadap rakyat.

Lanjutnya, selain itu penghapusan BBM bersubsidi premium yang menjadi wacana pemerintah tentu akan lebih membuat rakyat sengsara dengan kebijakan tersebut terlebih saat ini rakyat Indonesia masih dalam situasi ekonomi yang menurun akibat pandemi covid-19.

“Tentu kami masih akan kembali turun besok pada tanggal 28 Oktober tepatnya pada hari Sumpah Pemuda dengan membangun gerakan yang lebih besar lagi ”, Tutup Banggulung.

Aksi ini diwarnai dengan pembakaran ban bekas dan puisi kepemudaan oleh kader GAM.

News Feed