oleh

Dukung PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Pulau Bangka, GP Ansor dan Kanwil Kemenag Babel Gelar Dzikir dan Doa

PANGKALPINANG- Dukungan masyarakat kepada para petugas PLN yang terus berusaha memulihkan sistem kelistrikan di Pulau Bangka terus mengalir.

Kali ini gerakan pemuda Ansor bersama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berinisiatif menggelar dzikir dan doa.

Mengangkat tema “Terangi Hati, Terangi Babel” kegiatan tersebut dihadiri oleh lebih dari 100 peserta dari berbagai daerah di Bangka secara virtual.

General Manager PLN UIW Bangka Belitung Amris Adnan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan doa yang diberikan oleh masyarakat kepada PLN.

“Saya terharu atas diselenggarakannya kegiatan ini, dimana PLN sedang mengalami cobaan kemudian datang iringan doa yang memberikan semangat kepada kami. Semoga di hari yang baik ini doa-doa kita semua didengar Allah, sehingga kondisi kelistrikan kembali normal,” ucap Amris, (21/10).

Selain itu, Ketua PW GP Ansor Bangka Belitung Masmuni Mahatma menjelaskan tujuan digelarnya kegiatan tersebut untuk saling menguatkan iman dan rasa persaudaraan.

“Acara ini kami inisiasi bersama antara GP Ansor, Kemenag Kanwil Babel, dan PLN untuk menguatkan iman dan persaudaraan. Memaknai cobaan iman berupa gangguan listrik di Bangka dengan penuh kesabaran. Kami tahu rekan-rekan PLN sungguh luar bisa ikhtiarnya. Hal itu bukanlah hal yang mudah, kini saatnya ikhtiar tersebut kita serahkan kedalam doa,” terang Masmuni.

Lebih dari itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tumiran Ganefo mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian GP kepada PLN.

“Saya menyambut baik dan memgapresiasi kegiatan ini. Melalui tema “terangi hati, terangi babel” hati menjadi lebih tenang. Terima kasih PLN yang telah peduli dan peka terhadap kehidupan beragama selama ini,” tandas Tumiran.

Saat ini proses instalasi komponen mesin PLTMG dari Riau sudah mencapai 74 persen.

Komponen tersebut akan menggantikan komponen sebelumnya yang sempat mengalami gangguan dan mengakibatkan pasokan listrik di Pulau Bangka terganggu.

Sebelumnya, PLN terus mengupayakan perbaikan mesin dengan mendatangkan tenaga ahli, melakukan pekerjaan pemulihan 24 jam nonstop dan mendatangkan komponen engine dari Riau.

Selain itu, untuk mengurangi daerah terdampak padam PLN menghimbau untuk mengurangi pemakaian listrik.

“Kami juga mengimbau agar masyarakat mengurangi pemakaian listrik pada saat beban puncak sebesar 30% untuk mengurangi dampak padam yang lebih luas,” ucap Amris.

(Budi)

News Feed