oleh

Hertza pada Sekilas Indonesia : 30 November 2021 Harus Final, Abang Harap Ini Harus Optimistis untuk Masyarakat

PANGKALPINANG – Ditargetkan paling lambat 30 November 2021 harus final. Abang harap ini harus optimistis untuk masyarakat kita,” katanya kepada Sekilas Indonesia, Selasa (19/10/2021).

Hertza bilang hal itu bertujuan agar tidak terkena sanksi pemangkasan dana insentif daerah atas keterlambatan batas waktu penyusunan dan penetapan APBD.

Pihak legislatif bersama Pemkot Pangkalpinang, kata Hertza,  optimis APBD 2021 ini akan ditetapkan pada tetap waktu.

“Agar kita tidak kena sanksi dan kita mendapatkan dana insentif daerah untuk kesejahteraan masyarakat kita,” kata dia.

Total RABPD 2022 Pemkot Pangkalpinang ada kenaikan dibandingkan dengan APBD Perubahan 2021. Eksekutif dan Legislatif, kata Hertza juga berupa menaikan target PAD tahun depan.

“Total anggaran kita tujuh ratus delapan puluh sekian. Ada kenaikan (dibandingkan APBD). (Budi)