oleh

Wakil Ketua DPRD Babel Jaring dan Serap Aspirasi Masyarakat di Kegiatan Reses III

BANGKA– Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Amri Cahyadi ST. MM, menjaring dan menyerap aspirasi pada saat melaksanakan kegiatan Reses tahun sidang III masa sidang I, di SMAN 1 Riau Silip Kabupaten Bangka, senin (11/10/2021).

Sebelumnya, Ketua DPW PPP babel ini menjaring dan menyerap aspirasi di SMAN 1 Belinyu. Banyak aspirasi yang disampaikan para guru, baik guru pns maupun guru honorernya, terkait sistem pembelajaran secara online, fasilitas sarana dan prasana pendidikan maupun kesejahteraan para guru, bahkan terkait sistem zonasi dalam PPDB.

“Alhamdullilah dalam reses kali ini kami banyak menyerap aspirasi, tentang saran masyarakat dari Dapil kabupaten Bangka. Kami memang fokus di SMA karena banyak keluhan dari PPDB 2021 pada sistem zonasi, di sini menolak hampir 200 lebih siswa, karena keterbatasan ruang belajar dan posisi jarak rumah yang jauh dari sekolah” Jelas, Amri Cahyadi Wakil Ketua DPRD Babel, di SMAN 1 Riau Silip Kabupaten Bangka, senin (11/10/2021).

Ia mengatakan, akan diperjuangkan agar Kementerian Pendidikan Nasional dapat mengubah kebijakan terkait zonasi di tahun 2022 mendatang. Terkait sarana dan prasana pendidikan yang nanti menurutnya akan di perjuangkan di APBD Provinsi.

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa aspirasi yang di dapatkan dari reses tersebut, akan menjadi bahan pokok pikiran DPRD yang nanti akan diparipurna dan disingkronkan di musrenbang desa dan akan menjadi kebijakan daerah di APBD.

“Terkait kesejahteraan guru juga tadi disampaikan dan mengenai efektif tidak pembelajaran online, guru dan siswa bersepakat bahwa sistem pembelajaran online tidak efektif, alhamdulillah di SMAN 1 riau silip PTM sudah dibuka secara bertahap, saya berharap untuk di Belinyu juga dipertimbangkan agar diizinkan PTM sesuai kondisi daerah,”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala sekolah SMAN 1 Riau Silip, Willem menjelaskan, bahwa SMAN 1 riau silip berdiri sejak tahun 2008, dengan jumlah Guru PNS sebanyak 10 orang dan 15 orang guru Honorer, dengan jumlah ruang belajar sebanyak 16 ruang.

“Jumlah Siswa SMAN 1 riau silip sebanyak 464 orang yang terdiri dari putra 216 orang dan putri 248 siswa. Untuk vaksin, alhamdulillah guru di sini sudah 100 persen di vaksin, sedangkan siswa yg belum di vaksin 41 siswa”, jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Suparyanto guru bahasa Indonesia SMAN 1, berharap agar penerimaan guru dari P3k agar SMAN 1 riau silip dapat lebih prioritaskan.

” Dalam P3k agar lebih SMAN 1 riau silip di prioritas, Karena itu pns nya cuma 1 sedangkan honornya 8 orang, sehingga belum tercover oleh satu orang kasubbag”, harapnya.

Sementara itu, salah satu guru bahasa Jerman SMAN 1 Riau Silip, Muriyono, berharap, agar DPRD Babel dapat memfasilitasi pembangunan rambu-rambu lalu lintas di kawasan jalan dekat SMAN 1 riau silip.

“Sementara jalan itu dekat sekolah kami, pas tikungan, mana anak-anak pas jam masuk atau pulang sekolah ramai. Sangat rawan sekali terjadi kecelakaan, kami harapkan dipasang rambu, marka, atau lampu peringatan,” jelas, Muriyono.

Pada saat berdialog, salah satu
Siswa kelas 10 SMA N 1, Meilan menyampaikan, agar dapat dibangun Lapangan serba guna, yang dapat dijadikan sebagai lapangan basket maupun Gedung Pencak silat. Tak hanya itu, ia juga berharap agar disetiap ruangan kelas dapat di fasilitasi pendingin ruangan (AC) dan Beasiswa untuk para siswa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

” Disetiap kelas klo bisa di pasang AC, klo nggak ada AC kipas angin juga nggak apa” Pak. beasiswa juga pak,Nahb kalau bisa ada beasiswa untuk kuliah ke UGM pengennya saya ambil kedokteran “, kata, Meilan, penyandang sabuk hitam pencak silat tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed