oleh

Alat Berat Milik Ataw Diduga Babat Hutan Produksi di Desa Mislak Jebus

PANGKALPINANG – Kawasan hutan produksi (HP) yang berada di Dusun Tambang 6, Desa Mislak, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat luluh lantak dibabat Tambang Inkonvensional (TI) yang diduga ilegal.

Pantauan sejumlah wartawan di lapangan, satu unit excavator merek Hitachi warna oranye sedang beroperasi di kawasan tersebut, Jumat (17/09/2021).

Beberapa camp berdinding terpal hitam tampak berada di lokasi tambang. Demikian juga beberapa drum berisikan solar dan mesin tambang. Jejak alat berat pun nampak disana sini.
Operator alat berat terlihat merubuhkan pohon sawit.

Salah satu pemilik tambang yang akrab disapa Pakde menyebutkan, alat berat tersebut disewanya dari Ataw.

“Saya pinjam/sewa PC (excavator) tersebut dari Pak Ataw untuk mengebor dan menambang TI. Sementara PC (Power Crawl) sudah dipakai lima hari,” kata Pakde saat dibincangi wartawan di lokasi.

Sementara itu, Ah, warga Desa Mislak mengaku aktifitas tambang tersebut sudah berlangsung tiga minggu.

“Bohong mereka baru bekerja tiga hari. Sudah tiga minggu beraktivitas. Kami warga setempat terganggu dengan air alur sungai dan limbah tailing yang menutupi alur sungai hingga dangkal dan mengakibatkan banjir apa bila hujan deras,” ungkapnya, Jumat (17/9/2021).

” Setahu kami tambang tersebut dikelola bos Ataw dan pakde inisial (W),” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ataw yang disebut pemilik alat berat masih belum menjawab. Pesan singkat WhatsApp sudah dikirim namun belum dibalas.

Kapolda Babel, Irjen Anang Syarif Hidayat melalui Dirkrimsus Polda Babel, Kombes Pol Haryo Sugiarto juga masih dalam upaya konfirmasi.(red)

News Feed