oleh

Diduga Pembiaran Sampah Medis Dinkes Metro di Wisma Haji Al-Khoiriyah

KOTA METRO –  Pengelola sampah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) dari tempat isolasi mandiri (isoman) diduga dibiarkan tergeletak begitu saja di parkiran motor Wisma Haji Al-Khoiriyah.

Dari hasil pantauan dan pembuktian di lapangan, Selasa (14/09/21) siang, sampah bekas
Penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan, masker, hazmat dan kotak nasi diletakkan dalam kantong plastik berwarna kuning sebanyak 5 buah kantong plastik.

Ironisnya, Sampah medis dan non medis usai beberapa pasien isolasi mandiri telah selesai menjalani isolasi mandiri di Wisma Haji Al-Khoiriyah sejak dua minggu yang lalu. Hingga sampai saat ini sampah medis belum diangkut oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Metro.

Menurut Suryani Staf UPT Wisma Haji Al-Khoiriyah mengatakan bahwa, Untuk pasien yang menjalani Isolasi Mandiri sudah selesai dua minggu yang lalu.

“Terakhir Ada 2 pasien suami dan istri yang menjalani Isolasi Mandiri di Wisma Haji Al-Khoiriyah. Untuk saat ini tidak ada pasien yang menjalani isolasi mandiri,”ucap Suryani.

Dikesempatan yang sama, Iksan Penjaga Wisma Haji Al-Khoiriyah mengatakan bahwa, “Untuk pasien yang menjalani isolasi mandiri terakhir pada hari rabu yang lalu. Sisa pasien yang menjalani isolasi mandiri tinggal satu saja mas,”ungkapnya.

Sementara itu, Eko Triyono selaku Seksi Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinas Kesehatan Kota Metro, mengatakan bahwa, Pada saat ini kami sedang mempersiapkan pemilihan Stbm.

“Untuk sementara waktu ini belum bisa bertemu mas. Kita masih fokus mas kegiatan Stbm,” kata Eko saat dikonfirmasi melalui saluran Telepon Genggamnya. (Tim/ Ril).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed