oleh

Imam Masjid Agung Kota Cilegon Diserang saat  Melaksanakan sholat Magrib

CILEGON–  Telah terjadi penyerangan kepada Imam Masjid yang sedang melakukan Sholat Magrib ber jama’ah, di Masjid Agung Kota Cilegon, Jalan Tirtayasa Linkungan Jombang Mesjid Kelurahan Jombang Wetan Kecamatan Jombang Kota Cilegon Banten, Senin (6/09).

Menurut Ltd Inf Kalinus dan Unit Intel Kodim Cilegon memaparkan kronologis kejadian itu terjadi pada pukul 18.00 WIB pada saat melaksanakan ibadah sholat Magrib berjamaah di Masjid Agung Nurul Iklas, pada saat Imam Masjid Ustad Idris melaksanakan rakaat ke tiga tiba tiba ada seorang masuk ke dalam masjid sambil teriak teriak dengan bahasa “Disini siapa yang orang muslim, lawan saya dan berapa banyak sini maju lawan saya”

“Kemudian pada saat mendekat ke Imam masjid langsung di pegang oleh jamaah dan anggota Unit yang sedang melaksanakan sholat berjamaah, lalu di bawa keluar masjid dan di bawa ke kantor Kodim (Unit Intel), paparnya.

Dari hasil penyelidikan Ltd Inf Kalinus dan unit Intel Kodim Cilegon di dapatkan kesimpulan bahwa yang bersangkutan ada ganguan Jiwa, adapun tujuan menyerang karena Imam sholat nya salah menurut yang bersangkutan dan tersangka ingin mati sahid atau masuk surga dunia akherat, disamping itu tersangka masuk kemesjid hanya mengunakan celana dalam tidak membawa apa apa, terangnya.

Selanjutnya identitas pelaku yang kondisinya dalam keadaan stres ini atas Nama Eko Saputro, Umur 35 tahun, Agama Islam, Alamat Linkungan Rokal Barat RT 02 RW 13 Kelurahan Jombang Wetan Kecamatan Cilegon Kota Cilegon Banten.

Kemudian langkah yang di lakukan oleh Ltd Inf Kalinus dan Unit Intel Kodim Cilegon melaporkan ke Komando atas, koordinasi dengan pihak keluarga juga Ketua RT terkait dengan kejadian ini, tapi pihak keluarga berharap tidak dilanjutkan secara hukum, tetapi Ketua DKM tetap pelaku dibawa ke Polsek agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, jadi pihak kepolisian tetap membawa ke Polsek untuk penanganan lebih lanjut dan pada pukul 20.00 Wib Pelaku di serahkan kepada polsek Kota Cilegon.

Tindakan yang di ambil oleh Ltd Inf Kalinus dan Unit Intel Kodim Cilegon mengamankan dan berkoordinasi dengan Pihak Kepolisian/Polsek Cilegon dan mengatakan bahwa pelaku di duga stres atau gangguan jiwa, karena pelaku bekerja di toko bangunan material di samping Mesjid Agung sudah di liburkan sejak Corona, dan baru tiga hari yang lalu mulai bekerja kembali, itupun dalam seminggu hanya tiga hari bekerja sehingga tidak mencukupi biaya kehidupan sehari – hari dan biaya persiapan isterinya akan melahirkan.

Dan kejadian ini sudah ditangani oleh Polsek Kota Cilegon untuk ditangani lebih lanjut, ungkapnya.

(Bagindo Yakub)

News Feed