oleh

Pariwisata dan Pertanian Ibarat Uang Bermata Dua

Oleh :
Ucu Juhroni, S.Ag., M.Pd.
(Akademisi/Ketua Petani Muda Banten)

SEKILASINDONESIA.ID, OPINI – Tumbuhnya sektor pariwisata buatan atau non-alam didalam beberapa tahun terakhir diharapkan tidak sampai mematikan sektor lainnya, terutama pertanian karena sektor pertanian dan sektor pariwisata saat ini ibarat sekeping uang bermata dua.

Sektor pariwisata dan pertanian sama-sama penting, sehingga dulu tercetus konsep agrowisata atau wisata yang berbasis pertanian.

Seperti diketahui, agrowisata-agrowisata yang dikelola dengan baik memiliki daya tarik, sekaligus dampak ekonomi luar biasa pula bagi masyarakat di sekitarnya. Pertanian dan pariwisata memberikan dampak positif. Jadi, jangan sampai saling mematikan, justru harus sinergi dan mendukung.

Agrowisata, kini menjadi harapan baru untuk mendongkrak sektor pertanian. Di Kabupaten Lebak Banten misalkan, sejumlah agrowisata tumbuh di antaranya Agrowisata kebun teh organik Cikuya, kebun strawberry Citorek Gunung Luhur, kebun pisang cavendis Cileles

Data Kementerian Pertanian menunjukkan jumlah petani di Indonesia saat ini mencapai 38 juta orang. Namun dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen adalah petani yang sudah berusia di atas 40 sampai 45 tahun.

Tanpa regenerasi petani, dikhawatirkan selama sepuluh tahun ke depan Indonesia kehabisan petani. sekitar 27 juta petani yang sudah tua tidak akan bisa bekerja karena berusia lanjut. Sedangkan sisanya, sekitar 10 juta petani sulit berinovasi.

Senin, (06/09/2021).

Reporter : Usep.

News Feed