oleh

Embung Ambrol Akibat Faktor Alam,Pelaksana Siap Bertanggung Jawab

LEBAK – Pelaksanaan proyek embung pada program Flood Management On Selected River Basins ( FMSRB ) ADB tahun 2021. yang bersumber dari APBN dengan anggaran 643.150.000,- di Desa Leuwi Co’o, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, yang memgalami ambrolnya pasangan penahanan tanah (TPT). Pelaksana proyek siap bertanggungjawab. Hal itu disampaikan perwakilan kontraktor Deni kepada Wartawan. Selasa (3/7).

Deni menjelaskan ambrolnya proyek TPT yang di sebabkan dari faktor alam, lantaran selain tanah yang labil juga cuaca hujan yang terus menguyur wilayah tersebut, sehingga membuat beberapa bagian pasangan penahanan tanah ( TPT ) ambrol tergerus tanah berakibat longsoran .

“Setelah kejadian tersebut kami langsung terjunkan alat berat exsavator ( beko ) ke lokasi titik longsor untuk memperbaiki longsoran dan menggali pasangan TPT yang retak dan akan di ganti dengan pasangan baru sesuai manul cek 0 persen ( MC ) dan kegiatan tersebut masih tahap pelaksanaan,” ujarnya.

Lebih lanjut kata dia, meskipun dari faktor alam, akan tetapi pihaknya selaku pelaksana kegiatan tidak melihat faktor tersebut, dan pihaknya akan bertanggung jawab 100 persen bangunan fisik yang akan di rasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya para petani diwilayah tersebut.

“Jadi pada intinya kami akan bertanggung jawab ,meski penyerapan dana kami baru 30 persen dan masih tahap pelaksanaan dan masih beberapa bulan waktu dalam kontrak, jadi perlu diketahui pekerjaan embung di Desa Leuwi Co’o Kecamatan Muncang belum selesai dan belum di PHO,” tandasnya.

Sementara Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Lebak Irfan Sayutifika membenarkan adanya Embung di Leuwi Co’o mengalami kendala, namun kejadian longsor tersebut diakibatkan adanya hujan, sehingga tanah dibagian bawah terjadi longsor berakibat terhadap bagian pasangan penahan tanah (TPT) tergerus tanah longsoran.

“Karena pengerjaan tersebut masih dilaksanakan belum finishing jadi pihak penyedia masih bertanggung jawab sepenuhnya untuk diperbaiki kembali,” ujar Irfan.

“Menanggapi hal itu LSM BENTAR Lebak Cecep berharap pihak Pelaksana kegiatan tersebut harus siap memperbaikinya agar Embung bisa dirasakan manfaatnya oleh para petani di sekitar lokasi tersebut,”kata Cecep. (Indra)

News Feed