oleh

Program Kampus Mengajar dan Wajah Baru SD Negeri 13 Air Gegas, Bangka Belitung

BANGKA BELITUNG – Program kampus mengajar merupakan bagian yang sangat penting dalam kemajuan Pendidikan di Indonesia. Salah satunya memberikan kesempatan bagi mahasiswa diseluruh perguruan tinggi untuk membantu proses pembelajaran di sekolah dasar dan mengembangan potensi mahasiswa diluar kampus. Sudah seharusnya mahasiswa bergerak memberikan kontribusi nyata dengan pengalaman yang didapatkan di kampus untuk mengubah kualitas pembelajarannya.

Di masa pandemi covid 19, sekolah-sekolah dasar 3T (Terluar, Terdepan, dan Tertinggal) yang ada di Indonesia memiliki kesulitan dalam memberikan Pendidikan kepada peserta didik karena berbagai kendala yang menerjang. Keterbatasan fasilitas yang dialami oleh peserta didik membuat kesulitan dalam belajar yang optimal. Begitu sangat penting peran mahasiswa membantu sekolah untuk mengoptimalkan pembelajaran yang inovatif dan kreatif.

SD Negeri 13 Air Gegas, yang beralamat di Jalan Dusun Air Palas, Desa Nyelanding, Kecamatan Air Gegas ini menggunakan Kurikulum 2013. Pembelajaran dilakukan secara offline, dikarenakan pada sekolah tersebut tidak memiliki sinyal. System pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka dikelas, dengan menggunakan metode ceramah. Waktu pelaksanakan kegiatan belajar mengajar disekolah dimulai pukul 07.30-11.00 WIB. Dengan hari kerja dari hari senin hingga hari sabtu. Pengecekkan kehadiran siswa dilakukan diawal pembelajaran oleh wali kelas masing-masing.

Pendidik atau guru yang mengajar di SD Negeri 13 Air Gegas menempuh waktu 45 menit untuk sampai di sekolah dengan jalan yang memiliki tantangan, akan tetapi tidak mengurangi semangat dan keikhlasan guru-guru disana yang luar biasa dalam memberikan ilmu. Tantangan yang dihadapi tidak mematahkan semangat para guru-guru dalam mencerdaskan anak bangsa. Peserta didik SD Negeri 13 Air Gegas juga memiliki semangat dalam belajar, walaupun dengan keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki, juga keterbatasan fasilitas di sekolah. Peserta didik tetap semangat dalam menggapai cita-cita untuk masa depan mereka.

SD Negeri 13 Air Gegas, salah satu sekolah dasar yang terdampak pandemic covid-19 yang menuntut system pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh tidak dapat dilakukan dan tidak optimal di SD Negeri 13 Air Gegas karena dengan keterbatasan jaringan internet dan keterbatasan berbagai fasilitas peserta didik yang dibutuhkan dalam pembelajaran jarak jauh. SD Negeri 13 Air Gegas menerapkan pembelajaran tatap muka dikelas dengan menerapkan protocol kesehatan. Pembelajaran tatap muka lebih optimal dan mudah untuk memberikan pelajaran kepada peserta didik dengan segala keterbatasan yang ada.
Mahasiswa Kampus mengajar yang bertugas di SD Negeri 13 Air Gegas, yaitu Ahmad Ridwan, Mahasiswa Prodi PPKn Universitas Ahmad Dahlan, dan mahasiswa kampus mengajar lainnya memberikan perubahan baru bagi sekolah, dalam hal proses pembelajaran di dalam kelas dengan menggunakan fasilitas yang tersedia, seperti proyektor. Media pembelajaran yang berbasis audio visual yang ditayangkan diproyektor membuat peserta didik menumbuhkan semangat belajar yang tinggi, semulanya pembelajaran hanya dengan metode ceramah dan buku tema sebagai sumber belajar. Proses pembelajarannya juga berbasis alam, belajar diluar kelas juga menumbuhkan semangat belajar peserta didik. Pembelajaran literasi dan numerasi juga dilakukan di sekolah SD Negeri 13 Air gegas, dengan membuat pojok baca di setiap kelas 1 hingga kelas 6 untuk meningkatkan minat baca dan menambah wawasan peserta didik.
Adaptasi teknologi juga dilaksanakan mahasiswa kampus mengajar dengan menjelaskan kepada guru-guru di SD Negeri 13 Air Gegas berbagai cara membuat media pembelajaan dengan powert poin atau ppt yang menarik, dan juga mengadakan berbagai pelatihan mengenai pembuatan soal HOTS bagi guru.

Dengan adanya program kampus mengajar di SD Negeri 13 Air Gegas, dapat membawa perubahan baru bagi sekolah yang terdampak. Dengan bantuan mahasiswa kampus mengajar pihak sekolah lebih mudah dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di sekolah, baik dalam proses pembelajaran, adaptasi teknologi dan administrasi sekolah. Pihak sekolah berharap program kampus mengajar ini dapat berlanjut dengan harapan membawa perubahan baru kualitas Pendidikan, khususnya kemajuan SD Negeri 13 Air Gegas.

Penulis : Ahmad Ridwan, Mahasiswa PPKN, Universitas Ahmad Dahlan / Budi

News Feed