oleh

Lebih 3 Tahun Penyakit Dideritanya, Warga Manjangloe Jeneponto Butuh Bantuan Berobat

JENEPONTO – Basri Daeng Sitaba (42) warga kelurahan manjangloe kecamatan tamalatea Kabupaten Jeneponto, sulsel, hanya bisa terbaring di tempat tidurnya akibat penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Terlihat Basri Daeng Sitaba kurus akibat penyakit stroke hingga lumpuh yang dideritanya selama kurang lebih 3 Tahun ini.

Erni istri Daeng Sitaba, menceritakan awal penyakit yang dialami oleh suaminya, ia katakan sekitar tahun 2018 penyakit menghampiri suaminya, hingga dia pun pernah berobat dirumah sakit, namun malah penyakitnya tak kunjung sembuh hingga sampai seperti saat ini.

“Iye hampirmi tiga tahun ini penyakitnya, Namun sebelumnya bisaji jalan dulu sekitar satu tahun, tapi berselang lama sampai saat ini hanya berbaring ditempat tidur,” ucap erni kepada awak media sekilas Indonesia, id sambil meneteskan air matanya. Selasa (20/7/2021).

Lebih dalam, erni pun sampaikan, kondisi suaminya hanya berbaring ditempat tidur, kaki dan badannya pun sudah tak bisa digerakan.

“Iye hanya begini saja keadaan suami saya, bahkan saya juga sudah panggil orang untuk mengobatinya” ungkap ibu empat anak itu.

Dengan meneteskan air mata, erni pun mengungkapkan kondisi kehidupan sehari harinya setelah suaminya mengalami penyakit stroke hingga lumpuh. Kata dia keterbatasan biaya berobat dirumah sakit pun tak mampu untuk membawa suaminya kembali berobat dirumah sakit, apalagi saat seperti ini.

Karena keterbatasan ekonomi, dia hanya bisa berdoa dan berobat seadanya di rumah. Erni sangat mengharap bantuan uluran tangan dari dermawan untuk biaya pengobatannya.

“Iye, hanya bisa berdoa dan merawat suami saya sesuai dengan kemampuanku,” tutur erni didepan orang mengunjungi sambil menangis di samping suaminya.

Ia pun berharap kepada pemerintah daerah dan instansi terkait agar keluarganya mendapatkan bantuan untuk biaya berobat dan kehidupan sehari harinya.

“Demi kebaikan suami saya, saya berharap ada bantuan dari pemerintah baik untuk berobat maupun bantuan untuk suami saya dan kedua anak saya yang masih sekolah untuk sehari harinya,” Harapnya

Erni pun sampaikan, ada kemarin yang mengunjungi kami, kepala puskesmas tamalatea yang selalu mengontrol kondisi kesehatan suami saya, bahkan tadi juga pak lurah manjangloe mengunjungi kami.

Nampak juga, rumah tempat tinggalnya butuh perhatian dari pemerintah daerah maupun pemerintah kelurahan, terlihat kondisinya sangat memperihatinkan.

(Firmansyah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed