oleh

Aktivis Dorong Muspika Banjarsari Tindak Tegas Oknum Cucian Steam Mobil Pasir di Bahu Jalan

Lebak – Maraknya cucian steam di Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak yang diduga melanggar ketertiban umum, jaringan lalu lintas dan angkutan jalan, serta marka jalan menuai kontroversi di kalangan warga Kecamatan Banjarsari.

Pasalnya, kegiatan cucian steam ini di duga dilakukan bahu jalan sehingga dampaknya meresahkan warga pengguna jalan baik pejalan kaki, kendaraan roda dua serta roda empat.

Lokasi keberadaan cucian steam ini berada tepatnya di kampung bungker indah RT/RW 008/004 Desa Keusik Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak, di sana terdapat dua cucian steam mobil milik Maman dan Sarkod yang diduga mencuci di badan jalan sehingga air dan limbahnya yang dibuang langsung menggenangi jalan raya yang menghubungkan jalan raya arah Banjarsari-Gunungkencana atau arah sebaliknya serta mengakibatkan kenyaman pengguna jalan dan juga limbah air yang menggenangi jalan raya lama-kelamaan mengakibatkan kerusakan pada badan jalan tersebut.

Muhammad Aftarsyah selaku Aktivis Muda Banjarsari mendesak Muspika Kecamatan Banjarsari dalam hal ini Camat Banjarsari yang baru, Bapak Asep Riadi beserta Kasatpol PP Banjarsari dan jajarannya agar turun tangan dan menindak tegas kedua oknum pelaku cucian steam tersebut,” tuturnya.

“Saya menyesalkan kedua oknum pemilik cucian steam mobil itu karna mengabaikan papan peringatan tentang larangan mencuci di bahu jalan yang telah dipasang oleh pihak Kecamatan Banjarsari pada jaman Camat Haji Sukanta, tepatnya pada hari Jum’at tanggal 26 Februari 2021,” tegasnya.

Lanjut Aftar, jika menurut aktivitas kedua cucian steam mobil yang berlokasi di Desa Keusik tersebut sudah berjalan lebih dari satu tahun hingga sekarang akan tetapi diduga  selalu mengabaikan aturan dan peringatan dari warga dan masyarakat sekitar.

“Pada hari  Kamis tanggal 9 Juni 2021 ini, tepatnya pukul 09.30 wib saya langsung menghadap Pak Camat Kecamatan Banjarsari yang baru Pak Asep Riadi didampingi rekan saya langsung mengadukan kembali permasalahan tersebut agar segera dilakukan tindakan tegas pada kedua oknum pelaku cucian steam mobil di Desa Keusik,” pungkasnya.

Sementara itu Camat Kecamatan Banjarsari, Pak Asep Riadi yang didampingi oleh Kasatpol PP Banjarsari saat ditemui oleh Aftar di kantornya mengatakan akan segera menindaklanjuti aduan darinya.

“Nanti saya akan panggil dulu pihak pemilik steamnya” Imbuhnya

Setelah mendengar langsung ucapan Pak Camat Asep Riadi diruang kerjanya, Aftar berharap Pak Camat dapat bersikap netral dan tegas pada siapapun warga Kecamatan Banjarsari yang diduga tidak patuh dan taat pada aturan.

“Saya berharap Pak Camat Asep Riadi segera menindak tegas kedua oknum tersebut tanpa pandang bulu, namun jika dalam waktu satu minggu tidak ada perubahan maka saya akan bawa permasalahan ini ke Poll PP kabupaten,” tutupnya.

(Indra/Tim)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed