oleh

Dukcapil Kolaka Utara: Akte Kematian Jangan Diabaikan

KOLAKA UTARA – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kolaka Utara mencatat dan mengeluarkan Akte Keterangan Kematian kepada masyarakat yang sudah datang melaporkan keluarganya, untuk Akte tersebut sejak bulan Januari hingga bulan April 2021, Sebanyak 108 warga yang meninggal Dunia untuk mendapatkan Akte keterangan dan dokumen kematian. Senin, 10 / 5/ 2021.

Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil,(DukCapil), Drs.Buhari.MM merinci Akta “Kematian yang diterbitkan mulai bulan Januari hingga bulan April sebagai berikut,
1.Bulan Januari sebanyak 19 Orang
2.Bulan Februari sebanyak 25 orang
3.Bulan Maret sebanyak 37 Orang
4.Bulan April Sebanyak 27 Orang,” jelasnya.

” Dikatakannya lagi masih banyak yang meninggal namun keluarganya tidak datang mengurus.Dari data tersebut karena masih banyak masyarakat yang kurang mengetahui asas manfaat dari akta Kematian ini. terkadang setelah keluarganya sudah meninggal, tidak ada dari mereka satupun yang terpikirkan datang untuk mengurus akta tersebut. Nanti setelah mereka dihadapkan dengan persoalan warisan, pensiunan,dan klaim asuransi. Baru mengurus ” imbuhnya.

Lanjut Buhari, menambahkan salah satu persyaratan untuk mendapatkan dokumen akta Kematian tersebut adalah, “Harus membawa surat keterangan kematian dari pemerintah desa karena pihaknya tidak bisa menghapus data yang orang sudah meninggal kalau tidak ada laporan dari masyarakat itu sendiri, jadi kami berharap agar masyarakat bisa Proaktif bersama Kepala Desa dan Lurah untuk melaporkan setiap saat warganya yang meninggal,” ungkapnya.

Buhari menegaskan Pihaknya terus mensosialisasikan dan menghimbau kepada pemerintah Kecamatan, Desa dan Kelurahan agar menyampaikan kepada seluruh warganya baik yang stutusnya petani, PNS, pengusaha, dan yang bergerak di bidang jasa pelayaran, serta lainnya.

“Bahkan kebanyakan yang datang mengurus masih rata – rata dikalangan pensiunan pegawai dan yang bergerak di bidang Jasa pelayaran, oleh karena itu masih banyak masyarakat yang masih kurang mengetahui manfaat akte ,” katanya.

” Jika sudah tercatat secara resmi oleh negara baik itu data kependudukan, Nomor Induk Kependudukan (NIK) termasuk Kartu Keluarga ( KK ) maka terhapus dan diterbitkan kembali Kartu Keluarga yang baru.

Maka dari itu kami terus melakukan sosialisasi dan jemput bola di lapangan.sekaligus memberikan pelayanan prima setiap hari mulai pada pukul
.08.00 – 15.00.selain hari kerja kami juga masih buka hari Sabtu dan Minggu 09.00 – 14.00,” tegasnya.

Buhari menyampaikan pentingnya mengurus akta Kematian untuk kepentingan saat pensiun bagi para ahil Waris, baik itu pegawai negeri vertikal dan maupun daerah, pengusaha,petani,yang bekerja di perusahaan, jasa pelayaran dan lainnya.

“Pemerintah juga butuh data ini untuk kebutuhan statistik, laporan angka harapan dan penetapan kebijakan pembangunan yang akan dilakukan,” pungkas Buhari mengahiri. (Rusmail)

News Feed