oleh

Kapolres Takalar Pimpin Apel Digital Bersama Muspida Kabupaten Takalar

TAKALAR – Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto pimpin Apel Digital secara serentak di Mapolres Takalar dengan para Muspida Kabupaten Takalar yang di laksanakan oleh Takalar TV bekerja sama dengan Polres Takalar,. Senin, 03/05/2021.

Apel di gital di laksanakan oleh pemerintah Kabupaten Takalar kerjasama dengan Polres Takalar mengingat pada masa pendemi ini tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus covid 19 di Kabupaten Takalar.

AKBP Beny Murjayanto dalam pelaksanaan apel digital ia menyampaikan bahwa dalam menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan kedua di masa pendemi , tetap mencegah penyebaran wabah virus covid 19 agar tidak meluas lebih jauh.

Lanjut Beny sesuai himbauan pemerintah pusat mengenai larangan mudik kali ini untuk kedua kalinya dengan berbagai macam pertimbangan disebabkan tahun kemarin secara Nasional terjadi kenaikan.

Kapolres Takalar dari beberapa pertimbangan ia mengatakan,” Kita harus menjaga tren menurunnya kasus aktif di Indonesia dalam dua bulan terakhir mencapai dari 176.672 kasus dan sejak 5 Februari hingga 15 April 2021 sebnyak 108.032, kasus penambahan harian juga relative menurun dan menyebutkan kasus yang sembuh secara Nasional yakni pada Bulan Januari 2021 berada di kisaran 4000 sampai 6000 perhari dan kesembuhan terus mengalami penurunan pada Bulan Maret 2021 1.151.915 pasien yang sembuh atau di taksir sekitar 85,88% sehingga pada bulan April terus mengalami peningkatan mencapai 1.438.254 pasien yang di nyatakan sembuh kisaran 90,5% dari semua kasus baik dari Perusahaan BUMN maupun Karyawan Swasta,” imbuh AKBP Beny Murjayanto.

Oleh karena itu Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto menghimbau lewat apel digital kepada seluruh masyarakat Kabupaten Takalar untuk tidak mudik pada tahun ini pada umumnya dan secara terkhusus bagi anggota keluarga ASN, TNI, Polri.

Sementara itu pelaksanaan Operasi Skrining di mulai pada Tanggal 6 -17 Mei 2021. “Opresi skrining ini di maksud tertuang pada surat edaran satgas no 12 Tahun 2021 untuk perjalanan domestic serta surat edaran satgas no 8 tahun,” Jelasnya.

Kapolres Takalar AKBP Beny berpesan bahwa bagi masyarakat jika keperluan tidak terlalu mendesak maka di tunda saja perjalanann ya dan ketika apabila masyarakat ditemukan tidak memenuhi persyaratan perjalanan di antaranya tujuan mudik atau wisata antar wilayah maka akan di tindak tegas sesuai atauran yang berlaku.

“Bagi masyarakat yang mendapatkan izin untuk melakukan perjalanan wajib di lakukan karantina mandiri selama 5X24 jam setiba di tempat tujuan sebelum melakukan aktifitas” tutup AKBP Beny murjayanto.

Reporter: Suherman Tangngaji

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed