oleh

Diduga Mobil Ambulance Puskesmas Kecamatan Sobang di Keluhkan Warga

PANDEGLANG – Mobil Ambulance, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Sobang Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Diduga dikeluhkan masyarakat setempat, pasalnya mobil ambulance tersebut tidak bisa digunakan untuk membawa pasien yang sangat membutuhkan kendaraan Ambulance tersebut untuk di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang, Karena berbagai Alasan, kamis (08/04/2021).

Hal itu disampaikan Keluarga pasien di Puskesmas Kecamatan Sobang BR (50th) warga Desa Sobang, Kecamatan Sobang kabupaten Pandeglang, kepada Awak Media mengatakan, saat saya hendak membawa Keluarga berobat di Puskesmas Kecamatan Sobang, pasien dalam kondisi mengkhawatirkan sehingga keluarga meminta dirujuk ke RSUD Berkah Pandeglang Namun, Mobil Ambulance di Puskesmas tersebut tidak bisa dipergunakan yang padahal mobil sedang tidak terpakai.

Masih dikatakan (BR),” Padahal kami sudah menyanggupi biaya yang ditawarkan Puskesmas Kecamatan Sobang sebesar Rp 450.000 dan kalau punya Surat Keterangan Tidak Mampu(SKTM) Rp 250.000,” ungkapnya.

Namun yang sangat disayangkan pihak Puskesmas Kecamatan Sobang terlalu berbelit-belit dan seolah-olah mempersulit padahal masyarakat tidak mampu sedang membutuhkan jasa Ambulance tersebut,” keluhnya.

” Akhirnya Ada yang membantu tetangga dan rela mobil losbaknya dipakai untuk mengantarkan keluarga saya yang sedang sakit parah dan butuh perawatan,” imbuhnya.

Ditempat terpisah NN salah satu perawat di Puskesmas Kecamatan Sobang saat Dikonfirmasi Awak Media, membenarkan bahwa Untuk jasa Ambulance bagi Pasien Umum sebesar Rp 450.000 Dan untuk yang memakai SKTM sebesar Rp 250.000 ” sebenarnya kalau memakai Mobil Ambulance bagi Pasien Umum itu Rp. 450.000 dan Pasien SKTM Rp 250.000 itu hanya kebijakan pak,” terang salah satu perawat di Puskesmas Kecamatan Sobang.

Sementara Kepala Puskesmas Kecamatan Sobang H.Agus Surya SKM.M.Si saat di konfirmasi Awak Media via whatsApp belum bisa menjawab dari beberapa pertanyaan awak media.

(Andi / Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed