oleh

Bantuan Pemerintah Tak Kunjung Datang Masyarakat Perbaiki Jembatan Secara Swadaya

LEBAK – Janji Pemerintah untuk membangun kembali Jembatan Ciberang di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak tak kunjung di realisasi, Masyarakat Kecamatan Lebak Gedong secara swadaya membangun jembatan sementara agar akses jalan utama warga itu tidak terputus.

Salahsatu warga setempat sebut saja Asep mengatakan, saat hujan turun Jembatan yang terputus akibat banjir bandang, yang merupakan akses jalan utama ini kerap kali terputus karna meluapnya kali Ciberang, sehingga jalan pun tidak bisa dilalui.

“Ripuh (Repot) pak (Menyebut Wartawan) kalau sudah turun hujan yang intensitasnya tinggi aja, itu jalan kerendam nggak bisa dilewati, tunggu surut 2 atau 3 hari baru bisa dilewati,” ujar Asep. Rabu (07/04/2021).

Asep pun mengatakan, dulu satu tahun lebih yang lalu, ketika Presiden Jokowi datang ke lokasi saat banjir bandang, Presiden berjanji akan membangun kembali secepatnya Jembatan, namun sampai saat ini belum ada realisasinya.

“padahal dulu waktu pak Jokowi datang kesini, beliau janji untuk membangun kembali secepatnya Jembatan ini, namun sampai sekarang belum ada realisasinya, maka dari itu Masyarakat sini inisiatif secara swadaya membuat jembatan sementara, karena kami (Masyarakat) acap kali kesulitan untuk aktivitas karena akses sering terputus jika turun hujan,” jelas Asep.

Sementara itu Yayat Dimiyati Kepala Desa Ciladaeun saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp membenarkan, saat ini Masyarakat sedang bergotongroyong membuat Jembatan sementara dengan mengumpulkan Dana secara swadaya.

“iya betul saat ini Masyarakat sedang bergotongroyong untuk membuat jembatan sementara, dan secara swadaya mengumpulkan Dana, ada sekitar 14 Desa yang berpartisipasi mengumpulkan Dana secara swadaya,” tuturnya.

Lebih lanjut Yayat Dimiyati menjelaskan, saat ini sedang di pasang bronjong dengan tetap dibantu oleh alat berat dari Pemerintah Provinsi, yang selalu standby di lokasi.

“Masyarakat saat ini sedang memasang bronjong dengan tetap dibantu alat berat oleh Pemerintah Provinsi Banten, jadi Masyarakat mengadakan Dana, bahan materil dan tenaganya, Pemprov yang suport alat beratnya,”  pungkas Kepala Desa Ciladaeun itu.

Dra

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed