oleh

Pasca Bom Bunuh Diri di Makassar,Satbrimob Polda Sulsel Patroli Skala Besar 

PAREPARE – Pasca ledakan bom bunuh diri di gereja Katerdal Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi. Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel melaksanakan Patroli skala besar disekolah wilayah kota parepare.

Personel Brimob dengan persenjataan lengkap melaksanakan Patroli dengan sasaran GPIB Jemaat Imanuel Jl. Bau Massepe Kel. Ujung Sabbang Kec. Ujung Kota Parepare, Gereja Katolik Paroki St. Petrus Rasul Jl. Veteran Kel. Mallusetasi Kec. Ujung Kota Parepare, Gereja Kristen Indonesia Jl. H. Agussalim Kel. Mallusetasi Kec. Ujung Kota Parepare, Gereja GPdI Jl. Pancasila Kel. Bukit Indah Kec. Soreang Kota Parepare, Gereja Toraja Jemaat Parepare Jl. H. Muh. Arsyad Kel. Lakessi Kec. Soreang Kota Parepare, Depot Pertamina Soreang, Gereja Toraja Mamasa Jemaat Paniel Parepare Jl. Bayam Kel. Labukkang Kec. Ujung Kota Parepare, Gereja Toraja Jemaat Sion Jl. Industri Kecil Lr. 2 Kel. Bukit Indah Kec. Soreang Kota Parepare, Mapolsek Ujung Jl. Lasiming Kel. Ujung Bulu Kec. Ujung Kota Parepare, Lapas Kelas IIA Parepare Jl. Lingkar Tassiso Kel. Galung Maloang Kec. Bacukiki Kota Parepare, Mapolsek Bacukiki Jl. Jend. Sudirman Kel. Sumpang Minangae Kec. Bacukiki Barat Kota Parepare.

Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan Kompol Sapari pada saat di wawancarai mengatakan, bahwa patroli skala besar ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada jamaah untuk melaksanakan ibadah, sedangkan melakukan Patroli skala besar untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Parepare.

“Sesuai arahan dari Komandan Satuan (Dansat) Kombes Pol Muh. Anis, pasca ledakan bom yang terjadi di Makassar, kami diminta untuk terus memantau kondisi di wilayah backup masing-masing,”katanya.

Danyon brimob Parepare, meminta kepada masyarakat Kota Parepare dan sekitarnya untk tetap tenang, jangan panik dan tetap waspada, khususnya bagi masyarakat yang ada di Sulawesi Selatan.

“ Jika ada yang mecurigakan saya harap warga langsung melaporkannya ke kantor polisi terdekat, aksi bom bunuh diri yang tarjadi di Makassar sudah bisa dikategorikan aksi teror dari kelompok-kelompok tertentu dengan tujuan memecah belah negara kesatuan NKRI,” tutup Sapari.
(FIRDAUZ/*)

News Feed