oleh

Dituding Sabotase Presiden RI, Ini Klarifikasi Kader Gerak Misi

MAKASSAR – Sehubungan dengan pemberitaan atau issu tentang salah satu kader organisasi Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Indonesia (Gerak Misi), menjadi buah bibir di berbagai macam kalangan.

Kader gerak misi, Yayat yang mendapatkan issu tentang rencana kunjungan Presiden RI di Sulsel terkhusus kota Makassar pada hari Kamis, 18 Maret 2020 merespons hal itu dengan baik dan sehat.

Statement yang di lontarkan Yayat ke hadapan publik melalui beberapa media massa dianggap sebagai bentuk “Sabotase” dan ingin mengacaukan.

Issu yang beredar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan publik, Yayat angkat bicara karena menyangkut tentang dirinya.

“Terkait dengan issu tentang statement saya di media massa yang dianggap sebagai bentuk Sabotase dan ingin mengacaukan, saya anggap itu hal yang lumrah. Karena negara kita menganut sistem demokrasi.” Ucap Yayat

Lanjutnya, dengan tegas juga saya katakan bahwa statement yang saya lontarkan sebelumnya yaitu agar demokrasi di negara kita tidak mati suri.

“Saya juga mengajak kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung di hadapan presiden RI sesuai dengan yang termaktub dalam UUD 1945 Pasal 28e ayat 3.” Tutupnya.

(Red)

News Feed