oleh

Kondangan, Milad, Nyepi & Ramahnya The Lerina Hotel

BALI,- Sepuluh Maret 2021 tepat pernihakan sahabat kuliah yang boleh dikata teman seperjuangan, mulai dari Diksar Computer Club Network & Utility ( COCONUT ) hingga sama-sama berlayar ketanah Jawa untuk melanjutkan pendidikan S1 di Yogyakarta pada tahun 2010.

10 Maret 2021 kisaran pukul 08.40 WITA, bersama istri dan anak-anak tiba di Bandara Ngurahrai Bali untuk menghadiri acara pernikahan sahabat saya Yusuf Yaqob Onaola yang akrab disapa Papa Buqent. acara pemberkatan akan dimulai pada pukul 16.00 wita.

Kami tiba di Bali lebih awal hingga memutuskan untuk berwisata terlebih dahulu sebelum melangkahkan kaki ke acara pernihakan Papa Buqen. Tepatnya di siang hari kami menuju Pura Tanah Lot untuk berswaphoto sekaligus menikmati iklim wisata Bali.

Terlihat landscape alam yang sangat indah sehingga kami larut menikmati keindahan laut dan taman yang begitu hijau. tempat wisata Pura Tanah Lot terpantau sepi, hal yang berbeda saat kami berkunjung tahun 2018 lalu. Kondisinya disebabkan karena turis mancanegara belum mendapat akses masuk ke Bali karena efek pandemi Covid-19.

Setelah puas mengabadikan gambar di tempat wisata yang terkenal di Bali ini, kami kemudian bergegas menuju Hotel yang berada di Nusa dua, lokasi nya tidak terlalu jauh dari Gereja tempat pernikahan papa Buqen.

Pernihakan & Pemberkatan

Pernikahan Yusuf Yaqub Onaola & Chandra

Sekitar pukul 15.50, kami tiba di tempat pernikahan Papa Buqen tepatnya di Gereja GKPB Jemaat Bukit Do’a Nusa Dua. Saya dan keluarga menjadi salah satu saksi acara sakral dalam hidup Papa Buqen dan Chandara Istrinya. Haru dan bahagia menyelimuti sore itu, ditambah hujan yang turun seolah menjadi harmoni yang bernyanyi.

Sesaat setelah acara pernikahan telah usai, kamipun mengabadikan momen bersama pasangan baru yang telah sah bersama beberapa rekan dari Makassar dan Jakarta. Seusai resepsi kami kemudian berpamitan untuk kembali karena papa Buqen harus menjamu para tamu yang hadir di resepsinya.

Hari Ulang Tahun Muhammad Al Farabi

Selang sehari setelah pernikahan papa Buqen, anak sulung saya Muhammad Al Farabi ulang tahun ke-6 tepatnya pada 11 Maret 2021.

Alhamdulillah kami merayakan di Hotel tempat kami menginap, terlihat senyum dan tawa bahagia Muhammad Al Farabai atau akrab disapa Abi karena setelah Pandemi setahun yang lalu, baru kali ini bisa melihat dunia luar selain lingkungan rumahnya.

Berdoa bersama kami haturkan kepada sang pencipta agar kelak anak kami Abi bisa menjadi anak yang sholeh, sehat dan berbakti kepada orang tua. Setelahnya kami berwisata ke kebun Bali zoo dan Pura Ulun Danu Bedugul, Keesokan harinya kami menikmati Tanjung Benoa dan pantai Melasti di Ungasan.

Hari Nyepi Saka 1943

Pada hari sabtu 13 maret 2021 berdasarkan informasi maskapai yang kami gunakan, bahwa penerbangan akan diundur ke tanggal 15 maret karena Tanggal 14 Maret bertepatan perayaan Nyepi Saka 1943. Sehingga segala aktivitas dihentikan termasuk penerbangan Bandara Ngurah Rai sehingga mengharuskan kami untuk menetap sehari lagi di Bali.

Ini merupakan pengalaman pertama kami melewatkan Hari Nyepi yang hanya diadakan satu tempat yaitu di Bali. Siang harinya terlihat semua fasilitas umum sudah mulai tutup.

The Lerina Hotel Nusa Dua

Untuk melewatkan hari raya Nyepi, kami mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan khususnya makanan karena semua tempat akan tutup pada hari nyepi besok. Ternyata The Lerina Hotel Nusa Dua telah mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari sarapan hingga makan malam.

Tidak hanya itu, The Lerina Hotel juga telah mempersiapkan siaran TV program untuk anak tentunya, itu sangat membantu kami orang tua agar anak-anak betah dikamar.

Seluruh staf The Lerina Hotel sangat profesional dan ramah. Hal ini yang membuat kami betah sehingga menyewa kamar lebih lama dari tanggal 10 Maret – 15 Maret padahal awalnya hanya memesan untuk 2 malam saja.

Anak kami sangat senang dan bahagia menikmati fasilitas hotel karena seluruh staff hotel begitu ramah bermain serta bercengkrama bersama anak-anak. Mulai dari memberi makan ikan di kolam, bermain bilyar, catur, hingga bermain petak umpet.

Menurut Istri saya, The Lerina Hotel menjadi hunian yang sangat recommended untuk liburan keluarga jika berkunjung ke Bali. selama 6 hari di Bali, kami tidak merasa was-was jika anak kami bermain diluar kamar.

Hal itu bukan hanya karena seluruh staff yang ramah tapi juga dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin membuat kami tidak khawatir dengan anak-anak kami. Untuk kesempatan liburan ke Bali yang akan datang, sudah pasti The Lerina Hotel akan menjadi rumah kedua kami.(Hr)

 

 


Penulis
: Heril Juliawan As (Asst. Manager Marketing & Production Aksara Grafika Makassar)

News Feed