oleh

Dugaan Korupsi, Kejari Takalar Lakukan Pengecekan Aset Alkes RS H. Padjonga Daeng Ngalle

TAKALAR-Tim Kejaksaan Negeri Takalar (Kejari) Takalar mengujungi Rumah Sakit H. Padjonga Daeng Ngalle (RSUD HPN )Takalar, dengan tujuan melakukan pengecekan secara langsung Barang Bukti (BB) pengadaan Alkes Rumah Sakit yang selama ini menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pemeriksaan dan pengecekan fisik, tampak terlihat  tim kejari menyisir beberapa ruangan dimana Alkes tersebut disimpan atau digunakan di RSUD Takalar. Senin,(8/3/21)

“Tim Kajari Takalar memasuki Ruangan RSUD HPN Takalar untuk melakukan Penggeledahan atau pengecekan terkait dugaan korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Laboratorium kegiatan 2013 hingga 2019. Agendanya sinergikan keterangan hasil pemeriksaan sejumlah mantan direktur RSUD HPN Takalar dan hasil temuan BPK RI”.

Dimana diketahui dugaan korupsi Alkes RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle senilai Rp 6 miliar ini, mulai disentuh tim kejari. Pihak BPK RI menilai bahwa temuan ini merupakan temuan yang berulang.

Salah satu Tim Penyidik KejaksaanTakalar saat dikonfirmasi mengatakan, kasus ini tengah didalami dan sejumlah Direktur RSUD Takalar sudah diambil keterangannya.

“Jadi yang kita lakukan, bukan penggeledahan tapi melakukan pengecekan Alat Kesehatan (alkes) terkait temuan BPK No: 36.B/LHP/XIX.MKS./50/2019 tahun 2019 terhadap pengelolaan barang milik Daerah, berupa alat mesin dan alat kesehatan RSUD HPN Takalar.”ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Rumah Sakit H. Padjonga Daeng ngalle Tahun 2020, yang akrab disapa Dokter Ady melalui media Whatsapp yang di postin grup Info Takalar mengatakan bahwa semua temuan alkes di rumah sakit sesuai temuan BPK.

“Kami terus tindak lanjuti dan hari ini Kejaksaan Negeri Takalar melaksanakan cek fisik atas dokumen dan laporan yang kami sampaikan saat memberikan keterangan. Semoga Kejadian ini menjadi momentum buat kami di rumah sakit untuk lebih memperbaiki penata usahaan dan pengelolaan barang milik daerah.”

“Tak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kajari atas kehadiran nya langsung saat telusuri aset sekaligus memberikan arahan kepada kami dan Terima kasih juga kepada teman teman media dan LSM atas supportnya, semoga kami bisa menjadi mitra yang baik dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat Takalar.” Harap Dokter Ady.

(Suherman)

News Feed