oleh

Oknum Kepala Desa Diduga Memindah TangankanAset Negara

BONE – Seorang oknum Kepala Desa diduga menjual salah satu aset KUD di Kab. Bone Sulawesi selatan. Hal ini disampaikan oleh masyarakat kepada pihak LSM Latenritta LANKORAS-HAM. BONE, Selasa(24/11/20).

Kepala Desa Tarasu Kecamatan Kajuara Kab. Bone Provinsi Sulawesi Selatan,diduga menjual salah satu aset milik Negara yang merupakan Gedung KUD teluk Bone, hal ini disampaikan oleh pihak LSM Latenritta LANKORAS-HAM kepada media SEKILAS INDONESIA.

Lsm Latenritatta LANKORAS-HAM, mengecam keras soal Oknum Kepala Desa Tarasu Kecamatan Kajuara kabupaten Bone Provinsi sulawesi selatan di duga telah melakukan penjualan Gedung KUD Teluk Bone yang merupakan aset berharga Negara. Pihak dari LSM Latenritatta LANKORAS HAM kab. Bone saat dikonfirmasi oleh media pada hari Selasa, 23 November 2020 pada Pukul 13.00 Wita, membenarkan berdasarkan hasil klarifikasi masyarakat bahwa gudang tersebut diduga telah dipindah tangankan, Gudang KUD Teluk Bone ini telah diganti dan ditempatkan pada bagian pegunungan sekitar 2KM dari jalan poros dan pemukiman warga, serta pembongkaran gudang KUD Teluk Bone ini dilakukan pada tanggal 07 januari 2017 .

“kami menerima laporan salah satu warga di desa Tarasu, bahwa Kepala Desa Tarusu diduga telah menjual atau memindah tangankan aset Negara dengann menukarkan 1 Unit Toyota Calya baru dan sejumlah dana” tutur Heri lfian.

Menurut Heri Afian kordinator LSM Lateritta Kab. Bone, Perlakuan yang seperti adalah mengarah pada Pembiaran Fenomena pelanggaran yang tidak bisa biarkan begitu saja karena sudah jelas dalam Surat Edaran Nomor : 530/1955/DK-UMKN yang dipegan oleh Ketua KUD Teluk Bone, dari Pemerintah Provinsi Sul-Sel Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil menyikapi jelas pada poin 2 mengatakan bahwa KUD dan tempatnya tidak boleh di pindah tangankan dalam bentuk apapun, sebelum mendapatkan Rekomendasi dari Kementerian Keuangan R.I atau mengikuti mekanisme pelelangan aset Negara.

“Bahkan Dari hasil klarifikasi warga setempat sudah beberapa Lembaga Kemasyarakatan yang pernah melaporkan kasus tersebut di beberapa Instansi Penegak Hukum Kab. bone bahkan sampai di Kapolda Provinsi Sul-sel namun tak kunjung ada hasil” ucap Heri Afian.

Saat dikonfirmasi pihak KUD Teluk Bone oleh media Sekilas Indonesia, bahwa pihak KUD tidak dilibatkan atau tidak tahu-menahu tentang pemindahan tangan aset Negara yang selama ini mereka bina dan juga tidak tahu bahwa gudang itu pindahkan ketengah hutan.

“kami dari pihak KUD tidak tahu selama ini yang kami bina telah di jual oleh Kepala Desa tarusu, bahkan pemindahan lokasi Gudang kami juga tidak di beritahu oleh pihak kepala desa tarusu, bahkan pihak kami sering mengonfirmasi prihal tersebut kepada Kepala Dinas yang menjabat saat ini, namun tak pernah mendapatkan jawab, justru menghindar saat ingin dikonfirmasi” tutur pihak KUD enggan disebut namanya.

Heri Afian selaku Kordinator LSM Lateritta LANKORAS-HAM Kab. Bone, meminta kepada Penegak Hukum yang terkait untuk tidak bermain-main dalam kasus-kasus seperti ini.

“ Kami meminta kepada penegak Hukum Kab. Bone serta Dinas yang terkait agar lebih serius dalam menyikapi dan menangani perlakuan ini serta mengikuti ketentuan SOP yang ada, demi menyelamatkan KUD yang ada di kab. Bone karena KUD adalah aset berharga negara khususnya Desa Tarasu Kec. Kajuara Kab. bone dan apa bila ini hanya diabaikan dan tidak di proses maka kami yakin semua aset negara yang ada di kabupaten Bone akan habis terjual,” tutup Heri.

Sementara dari fakta temuan pantauan Lsm Latenritatta LANKORAS HAM Kab. bone pada hari Senin, 23 November 2020 pada Pukul 10:00 Wita dilapangan, fakta terlihat kondisi lahan lama gedung KUD Teluk Bone, telah berubah fungsi menjadi ruko, hal tersebut sangat jauh dari harapan masyarakat, serta disisi lain ditemukan gedung sebagai gudang pengganti KUD Teluk Bone yang sangat tidak layak dan juga jauh dari jangkauan masyarakat.
Saat mencoba mendatangi Pihak Kepala Desa Tarusu di kantornya, malah kantor tersebut tertutup rapat, padahal bukan waktu hari libur.

Reporter : Adinusaidrasyid

News Feed