oleh

Dilema Pendidikan di Tangsel, Amanah Perbaikan untuk Paslon Muhamad-Saraswati

TANGSEL – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin dekat, tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangarang Selatan (Tangsel) Muhamad-Saraswati melakukan Program Zulfa Menyapa sebagai sosialisasi program kerja. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Perumahan LUK, Baktijaya, Minggu (22/11/2020)

Kordinator pemenangan Kecamatan Setu, Hj. Zulfa Sungki Setiawati, SE. dari Partai Gerindra menjelaskan program unggulan Muhamad-Sarswati seperti bantuan 100 juta per Tahun ditiap RW, satu Kelurahan satu puskemas, menambah kapasitas SD, SMP, menimbun TPA Cipeucang dan menggantinya dengan ruang terbuka hijau, sampai bantuan modal usaha warga yang terdampak covid-19.

“Itu sebagian program unggulan dari Muhamad dan Saraswati . Kalau ibu-ibu pengen ada perubahan mari kita bersama-sama memenangkan Muhamad-Saraswati pada 9 desember mendatang,” jelasnya.

Zulfa juga menambahkan kalau hal ini dilakukan untuk meningkatkan suara Muhamad -Saraswati di Kecamatan Setu.

“Walaupun Muhamad dan Saraswati unggul menurut lembaga survei, kami akan tetap bekerja keras untuk meraup suara sebanyak-banyaknya, khususnya di Kecamatan Setu” ujar Zulfa.

Sementara itu, salah satu ibu rumah tangga yang tidak ingin disebutkan namanya menanyakan terkait pendidikan, dirinya menjelaskan susahnya masuk sekolah, dan seperti ada permainan dari pihak sekolah tersebut.

“Jadi anak saya SMP mau masuk SMA, tapi saya takut tahun depan gak keterima disekolah SMA, karena saya mendengar dari ibu-ibu lainnya, susah bu masuk sekolah, ada yang titipan lah ada jalur zonasi tapi tetap gak bisa, jalur nilai juga, jadi saya bingung bu.., kiranya ditahun mendatang biar bisa diperbaiki, hingga saya tidak menjadi kwahatir,” ungkapnya

Lanjut, Zulfa menjelaskan, terkait sistem pendidikan memang sekarang mempunyai jalur-jalur yang tersendiri, tapi untuk jalur titipan, itu menjadi tugas untuk pemimpin kedepan kedepan agar tidak terjadi seperti hal tersebut.

“Jadi gini, setiap tahun masalah zonasi memang menjadi masalah, disitukan ada jalur zonasi, prestasi dan PKH. Contoh kita mau ke SMA 2, kan dari sini gak masuk jalur zonasi, nah kalo jalur prestasi, pasti banyak juga yang prestasi dan disitu saingan poin-poin, kalo ibu dari awal jalur PKH, maka gunakan jalur itu, jangan jalur umum. Untuk jalur titipan itu menjadi amanah agar pendidikan di Tangsel menjadi lebih baik di tahun depan, pak Muhamad dan Mpok Saraswati memperhatikan sekali terkait pendidikan bu..,” ungkap Zulfa.

Reporter : Usep_Red.

News Feed