oleh

Video Aksi Kejar-Kejaran Kompol Imam Pembawa Sabu 16 Kilogram

PEKANBARU- Ditresnarkoba Polda Riau terlibat aksi kejar-kejaran layaknya film action Hollywood saat hendak menangkap Kompol Imam Zaidi Zaid (55) pada jumat (23/10) malam di sejumlah ruas jalan dipekanbaru.

Kompol imam merupakan Kasi Ident Ditreskrimum Polda Riau yang membawa sabu seberat 16 kilogram. Dilansir pada laman kumparan news, kabid humas polda riau kombes Pol Sunarto mengatakan Kompol Imam pada saat itu yang menyetir kendaraan Opel Blazer hitam bernomor polisi BM 1306 VM.

“ pada hari jumat tanggal 23 Oktober 2020 sekitar pukul 16.00 WIB, tim mendapat informasi akan ada transaksi narkoba diwilayah pekanbaru,” demikian penjelasan Kombes Pol Sunarto, Sabtu ( 24/10).

”Kemudian tim melakukan penyelidikan di daerah jalan Arengka  1 Pekanbaru, setelah mengetahui ciri-ciri orang yang akan melakukan transaksi tersebut maka pada pukul 19.00 WIB tim membuntuti kendaraan yang dipakai oleh tersangka yaitu Opel Blazer warna hitam  BM 1306 VM melintas melewati jalan Arengka 1 dan berbelok ke arah jalan Arifin Ahmad,” lanjut Sunarto.

kemudian Opel Blazer itu berhenti di jalan Parit Indah Pekan Baru. Setelah beberapa lama menunggu, Opel Blazer tersebut berbalik arah ke jalan Sudirman.

Para pelaku diduga mengetahui adanya petugas sedang mengintai, sehingga mobil Opel Blazer melarikan diri. Kemudian dilakukan pengejaran oleh petugas hingga dilakukan tindakan tegas dengan melakukan tembakan beberapa kali kedalam mobil dari arah sebelah kanan untuk menghentikannya. Namun mobil tersangka terus berupaya kabur, hingga menabrak beberapa kendaraan lain.

“ pada saat melakukan pengejaran, salah seorang tersangka membuang tas di jalan dan langsung diamankan oleh anggota sedangkan tim lain tetap mengejar mobil tersangka,” ujar Sunarto.

“ Setelah beberapa saat tersangka melarikan diri ( dalam mobil ), tim menembak ke arah dalam mobil beberapa kali serta menabrak mobil tersangka di jalan Soekarno Hatta / Arengka 1 di depan Show room Arengka Auto Mall Pekanbaru,” lanjut sunarto.

Sunarto mengatakan aksi kejar-kejaran usai  timnya  menembaki mobil tersebut. Mobil berhenti setelah menabrak sejumlah mobil warga yang melintas.

Setelah mobil berhenti, polisi kemudian melihat ada dua Orang di mobil tersebut. Keduanya adalah Kompol Imam dan satunya lahi Hendry Winata.

Dari kedua tersangka, Tim mengamankan barang bukti berupa 16 ( enam belas ) bungkus besar yang berisikan Narkotika jenis sabu dan 2 ( dua ) tas ransel warna hitam & cokelat. 1 bungus isinya 1 kilogram sabu.

“ Para tersangka dijerat pasal  114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun, paling lama 20 (dua puluh) tahun,” ujar Sunarto. (*)

News Feed