oleh

Kwarcab Babel Melati Elzaldi Berharap pada Generasi Milenial Menjadi Konsumen Cerdas Kosmetik

PANGKALPINANG – Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kakak Melati Erzaldi berharap masyarakat Bangka Belitung terutama generasi milenial dapat menjadi konsumen cerdas yang dapat melindungi diri sendiri dari kosmetik yang berisiko bagi kesehatan di tengah maraknya promosi baik secara offline maupun online.

Saat membuka kegiatan Kampanye Cerdas Memilih Kosmetik Aman Bersama Pramuka di Bangka City Hotel, Jumat (16/10), Kakak Melati juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini dapat menjadi ajang bersama untuk perlindungan kepada masyarakat dari kosmetik ilegal atau yang mengandung bahan berbahaya sekaligus dapat membentuk konsumen cerdas saat memilih produk yang aman, bermanfaat, dan bermutu.

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Badan POM, Kwarda Babel khususnya Satuan Karya Pengawas Obat dan Makanan (Saka POM) dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Babel.

“Momentum ini menjadi bukti nyata hadirnya Badan POM dalam melindungi masyarakat Indonesia khususnya Babel sekaligus perkenalan Saka POM kepada seluruh anggota yang hadir hari ini,” ungkapnya.

Kegiatan ini diisi dengan talkshow dan diskusi dengan menghadirkan pembicara di antaranya, Hermanto, Kepala Badan POM dan dr. Monica dari Klinik kecantikan Kimly Pangkalpinang.

Maraknya kasus kejahatan di bidang obat tidak terkecuali produk kosmetik dianggap penting bagi Kak Melati karena, hal seperti ini karena sangat mengancam masyarakat. “Menjadi tanggung jawab kita bersama meningkatkan pengetahuan dengan mengampanyekan produk yang dibeli merupakan produk yang sudah terdafatar di BPOM,” ujarnya.

“Kewajiban pemerintah melalui Badan POM dan instansi terkait untuk melindungi masyarakat, termasuk Pramuka juga sangat diperlukan untuk mendukung tugas pemerintah di bidang obat dan makanan,” ujarnya.

Kepala BPOM Hermanto dalam sambutannya mengatakan akan menyampaikan kepada para generasi milenial, tentang penggunaan kosmetik dengan cerdas. Tingginya penggunaan kosmetik juga tidak hanya produk kecantikan, tetapi juga sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.

Harapannya, dengan mendapat wawasan dari Badan POM hari ini dapat membentengi diri peserta dari produk-produk kurang baik.

“Diharapkan juga, anggota pramuka dapat menjadi agen-agen dalam menangkal berita bohong dan menyampaikan juga kepada teman-teman dan keluarga apa yang didapat hari ini. Sehingga seluruh konsumen kosmetik di Babel lebih selektif memilih produk, khususnya adek-adek pramuka semoga mendapat manfaat dari kegiatan hari ini,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta dan narasumber menandatangi kampanye tolak kosmetik ilegal dan kosmetik dengan mercury sebagai bentuk kesepakatan untuk berhati-hati terhadap produk kosmetik dan saling menjaga masyarakat.

Reporter : Budi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed