oleh

Viralnya Berita Dugaan Konstruksi Bangunan Huntap Pakai Pasir Laut Menuai Konflik

PANDEGLANG-Menyikapi permasalahan dugaan pasir laut digunakan material kontruksi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang berlokasi di Kampung Palingping Desa Tunggal Jaya Kecamatan Sumur, menuai konflik lapangan, dan mulai memanas.

Pasalnya, statmen aktivis Jaringan Masyarakat Pandeglang (JAM-P) yang menuding pasir laut digunakan bahan bangunan Huntap, dibantah Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Huntap, sekaligus sebagai Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiati.

Seperti pernyataannya dalam pemberitaan di beberapa media online, Lilis mengatakan, pasir laut tersebut bukanlah diperuntukan sebagai material bangunan, melainkan kata Lilis, pasir itu bukan pasir laut tapi pasir sedot dari lokasi yang berdekatan dengan muara dan pasir itu juga digunakannya hanya untuk pengurugan.

Pernyataan Lilis itu pun akhirnya hanya memperkeruh suasana lapangan, lantaran akibat statmennya itu memunculkan konflik interest di kalangan aktivis JAM-P.

Kepada awak media, Ketua JAM-P, Sujana Akbar melalui pesan WhatsApp, Jumat (24/7/2020) mengaku, siap untuk dikonfrontir dengan PPTK Huntap dan turun ke lokasi Huntap.

“Pernyataan Bu Lilis itu Hoax, turun juga tidak ke lokasi. Saya minta Bu Lilis untuk turun bersama kami ke lokasi kegiatan, biar semua jelas kalau pasir laut digunakan bahan bangunan Huntap,” terang Sujana.

(tim)

News Feed