Forkopimda Bersama Bupati Nabire Gelar Rapat, Ini Penjelasannya !

 

 

NABIRE – Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos. M.AP., bersama Forkopimda melakukan Rapat bersama di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Nabire, Rabu Sore 25 Maret 2020 terkait Surat Kesepakatan Bersama Gubernur Papua tentang Pembatasan aktifitas di Wilayah Meepago dalam rapat tersebut hadir Ketua FKUB Nabire serta Instansi terkait.

Dalam sambutannya Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos. M.AP., memyampaikan bahwa pertemuan hari ini untuk kepentingan masyarakat Nabire yang perlu dijaga, melaui surat kesepakatan bersama Gubernur Provinsi Papua bersama Forkopimda Provinsi papua beserta Bupati seluruh Papua dimana dalam poinnya melakukan penutupan Akses Pelabuhan dan Bandara Nabire.

Maka, dengan kesempatan ini Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos, M.AP meminta kepada Forkopimda,TNI/POLRI, Gereja, Masyarakat, Tokoh-Tokoh adat semua bicara memberikan Masukan untuk membahas Pencegahan Virus Covid-19 di Nabire.

Hasil rapat yang di gelar Bupati Nabire beserta Forkopimda mengasilkan Hal-Hal Penting Yang harus di sikapi, yang di bacakan Sekretaris Daerah Nabire Daniel Maipon,SSTP terkait putusan bersama Gubernur Papua beserta Forkopimda dan Bupati se Papua Poin. 6 dan 7 tentang penutupan penerbangan dan pelayaran kapal penumpang di pintu-pintu masuk wilayah papua serta poin 7 Menjamin Akses pengiriman Logistik,sampel darah dan aspek medis lainya di ambil  beberapa Hal penting berupa Surat edaran dan ada yang harus di eksekusi hari ini yaitu :

1. pelabuhan Laut masih menerima kapal masuk tanggal 27 Maret 2020 khusus KM. Tidar setelah itu tidak ada lagi kapal penumpang baik itu Kapal Pelni maupun Kapal ASDP kecuali kapal yang memuat bahan pokok.

2. Bandar Udara, Penerbangan reguler sampai tanggal 28 Maret 2020 khusus Maskapai Garuda di atas tanggal 28 Maret 2020 menunggu Surat Intruksi Bupati Nabire

3. Untuk Jalur Darat antar Kabupaten dalam Lingkup Meepago untuk mobilisasi Orang sudah tidak ada baik dari Paniai, Dogiai, Deiyai walaupun sebaliknya kecuali distribusi Sembako,Pasien sakit dan Petugas Keamanan.

Lanjut Sekda Nabire menegaskan kepada Tim Gugus Penanganan Virus Covid-19 Nabire agar membuat model informasi yang setiap saat bisa di ketahui oleh seluruh Masyarakat Nabire.

“Contoh Facebook agar penyebaran Hoax tentang covid-19 yang tersebar selama ini di Nabire bisa teratasi karena akun Facebook tersebut bisa mengupdate tiap kejadian dan bisa di akses oleh masyarakat kapanpun,” katanya.

Sebelum Mengakhri Rapat Bersama Bupati Beserta Forkopimda Kajari Nabire Mengingatkan Penggunaan Anggaran terkait keperluan penanganan Covid-19 terkait Penyerapan Anggaran serta Refisi Anggaran, kerena merupakan langkah bersama tentunya koordinasi Anggaran Desa dengan DPMK konsultasi dengan KPPN  untuk kiranya di lakukan Revisi Anggaran untuk proses penyerapan anggaran sesuai dengan keperluan, sesuai dengan perencanaan yang terukur.

“Dan karena ini situasi yang emergency dan keperluan untuk sifatnya pengadaan barang dan sebagainya agar penggunaanya di sesuaikan dengan peruntukanya jangan ada penyimpangan dalam hal penggunaannya karena hukumanya masalah pemberatan karena menyangkut hal emergency,” pungkasnya.

Reporter. Akbar