oleh

Kemarau Panjang, PDAM Takalar Gelar Shalat Istisqa minta Hujan

TAKALAR, SEKILASINDO.COM — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Takalar menggelar shalat istisqa untuk meminta hujan, di halaman Kantor PDAM, Kelurahan Bajeng, Kecmanatan Pattallassang, Takalar, Jumat (11/10/2019).

Direktur Teknik PDAM, Jamal Nombong, SE, mengatakan, shalat istisqa tersebut dilaksanakan sekiranya untuk memohon supaya Allah SWT memberikan rahmat dan menurunkan hujan di wilayah Kabupaten Takalar.

Pada pelaksanaan sholat, Jamaah meminta supaya Takalar didatangkan hujan yang membawa berkah. Supaya hujan tersebut bisa untuk mengisi beberapa aliran sungai utamanya saluran air yang digunakan oleh PDAM sebagai sumber Air.

“Kondisi kemarau ini tidak hanya melanda Takalar, juga beberapa Wilayah di Sulsel, untuk itu kita harapkan ridho Allah SWT supaya do’a kami dapat terkabulkan,” Urai Jamal Nombong.

Sedangkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan 2019/2020 mengalami kemunduran.

Sebagaimana dipaparkan pada laman resmi BMKG, kondisi iklim di wilayah kepulauan Indonesia sangat dipengaruhi oleh kondisi suhu muka air laut, baik muka air laut yang ada di kepulauan Indonesia serta muka suhu yang berada di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

Hal ini disampaikan Kepala BMKG Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc. dalam jumpa pers Awal Prakiraan Musim Hujan 2019/2020 di Media Center BMKG.

Pada Oktober tahun lalu, sambung Dwikorita, BMKG telah memprediksi terjadinya El Nino lemah. Dan Agustus 2019, BMKG memantau dan menganalisis bahwa saat ini El Nino lemah telah berakhir, sehingga anomali di Samudra Pasifik kembali menjadi netral.

Kondisi netral ini diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun 2019.