oleh

Dikepung Petugas, Warem PM Bakal Dikosongkan 

LEBAK, SEKILASINDO.COM – Warung remang-remang (Warem) yang berada di Pulo Manuk (PM) Desa Darmasari Kecamatan Bayah digeruduk Satpol PP Lebak beserta pihak terkait, Selasa (3/9/2019).

Warung tersebut digerebek karena diduga dijadikan tempat prostitusi serta penjualan minuman keras oleh banyak pihak.

Kapolsek Bayah, AKP Tatang Warsita, saat dihubungi menuturkan Satpol-PP Lebak terjun langsung ke PM dan meninjau langsung.

Didampingi Kades setempat, Kapolsek juga memanggil pihak pengelola.

“Hasil kemarin itu, Ibu Kabid Pol PP bersama Wahyudin, beserta anggotanya dan Kepala Desa Darmasari, Ahmad Yani, mendatangi PM. Langsung memanggil para pengelola Warem,” ujar AKP Tatang Warsita melalui WhatsApp.

Kapolsek menyampaikan, setelah berkumpul, pihak Satpol PP memberi instruksi kepada pihak pengelola agar segera mengosongkan Warem yang ada.

“Pihak pengelola diberi Instruksi oleh Ibu Kabid Satpol PP 3 hari segera mengosongkan tempat Warem PM. Kalau tidak maka akan bongkar paksa, kalau yang saya dengar dari ibu Kabid Satpol PP seperti itu,” jelasnya.

Sedangkan terkait hotel yang belum memiliki ijin, Kapolsek Bayah, mengatakan, Satpol-PP sempat mendatangi, tetapi dirinya tidak mengetahui persis tindaklanjutnya.

“Kalau tidak salah disentuh, tapi kurang tahu tindakannya seperti apa,” terangnya.

Terpisah, Tokoh Masyarakat Sawarna, Erwin Komarasukma, mengapresiasi bila betul Warem PM akan ditertibkan.

“Kalau betul ada penertiban di lokasi Warem, saya sangat mengapresiasi, karena memang dari dulu warga Bayah berharap lokasi tersebut ditutup,” ungkapnya.

Ditambahkannya, hanya pemerintah juga perlu memberikan pengarahan kepada warga yang ada di sekitar itu agar mereka dapat mencari solusi mata pencaharian lainnya.

Masih kata Erwin, terkait pemberian waktu untuk ditertibkan, dia berharap tidak ada pemilik lahan yang menumpang.

“Untuk prostitusinya kita setuju diberi waktu, sedangkan warga yang tinggal di sana agar diberi waktu untuk beres beres tempat. Jangan ditumpangi maksud dari pemilik lahan,” pungkasnya Erwin.

(US/Cex)

News Feed