oleh

Persawahan di Lebak Dilanda Kekeringan, Masyarakat Mengalami Kerugian

UPT Pertanian Kecamatan Malingping, Tohir

LEBAK, SEKILASINDO. COM– Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Tohir menyatakan bahwa, untuk musim tanam padi di beberapa desa mengalami kerugian total bagi masyarakat karena sudah hampir enam bulan ini wilayah Lebak Selatan mengalami kekeringan di akibatkan kemarau kepanjangan.

Seharusnya pada bulan Agustus 2019 ini,  sudah masuk musim panen. Tetapi rata-rata persawahan di Kecamatan Malingping tadah hujan dan sebagian dari irigasi dan mengingat air dari hulunya kering maka air tidak bisa mengalir ke hilir, Ujar Tohir saat dikonfirmasi di kantornya, selasa (6/8)

Tohir juga mengungkapkan persawahan yang mengalami kekeringan, seperti Desa Malingping Selatan Ringan (0) Sedang (10 ha) berat (55 ha) fuso (15 ha) jumlah ( 80 ha) Desa Rahong Ringan (0) Sedang (40 ha) berat (70 ha)fuso (35 ha) jumlah (145 ha) Desa Cilangkahan, Ringan (0) Sedang (2 ha) Berat (3 ha) fuso (0) jumlah ( 5 ha ) Desa Sukamanah, Ringan (0) Sedang (39 ha) Berat (33 ha) fuso (52 ha) Jumlah ( 124 ha ) Desa Bolang,Ringan (0)Sedang (28 ha) Berat (0)Fuso (0) jumlah ( 43 ha ) Desa Sumberwaras, Ringan (15 ha) Sedang (28ha) Berat (0) fuso (0)jumlah (43 ha) dan Desa Pagelaran, Ringan (0) Sedang (10 ha) Berat (5 ha) Fuso (0) Jumlah ( 15 ha ) jumlah keseluruhan adalah” Ringan (15 ha) Sedang (129 ha) Berat ( 166 ha) dan Fuso ( 102 ha ) Jumlah ( 412 Ha ).

Lebih lanjut dikatakan Tohir, adapun yang terkena fuso, itu tidak ada penggantian dari pemerintah karena masyarakat petani sawah di Kecamatan Malingping tidak masuk asuransi, katanya.( Ui )

News Feed