oleh

Ketua KPAD Babel: Hati Hati Bermain Medsos, Salah Posting Pidana Menanti Anda

Sapta Qodria Muafi, SH 

PANGKALPINANG, SEKILASINDO. COM- Banyaknya beredar video di Bangka Belitung yang sebenarnya tak layak di sebarkan di media sosial seperti FB, WA dan lain-lain.

Ini menjadi perhatian khusus Komisi Perlindunagan Anak Daerah (KPAD) Propinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (3/8/2019)

Ketua KPAD, Sapta Qodria Muafi, SH mengatakan kejadian yang saya sesalkan kenapa video ini beredar yang kejadiannya sudah lama dan di uploud sekarang dan saya tidak tahu apa tujuan orang-orang yang meng uploud video itu di facbook.

Dimana grup tersebut bukan semestinya tempat wadah untuk menangani kasus tersebut, dan apabila memang ada kenapa di share, kan’ bisa dilaporkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Sekarang ada tujuh Kabupaten Kota, ataupun pihak berwajib, sekolah, pejabat Desa Kelurahan, Kecamatan untuk menindak lajuti permasalahan tersebut.

Kalau di sebarkan bukan di bangka belitung bahkan seluruh dunia bisa melihat betapa buruknya pendidikan kita dan akhlak generasi penerus kita, Geram Sapta Qodria Muafi, SH.

“Kami sangat menyesalkan yang terjadi di Bangka Belitung dan tentunya kami berharap kepada para orang tua, dewasa dan anak- anak agar bisa lebih bijak dalam mengunakan media sosial, saya yakin dari penduduk Bangka Belitung semuanya mempunyai Akademisi yang cukup dan bisa mempertimbangkan masalah karena ini berdampak pada anak, baik secara psikologi maupun psikososial nya. Anak tersebut mempunyai keluarga orang tua, teman, kakak dan adik,” Sapta Qodria Muafi, SH.

Sapta Qodria Muafi, SH juga menekankan kepada yang posting video yang berbau anak, untuk segera dihapus postnya karena anak tersebut sudah diproses oleh pihak sekolah dan apabila terjadi hal yang tak diinginkan siapa yang bertanggung jawab.

“Hari senin kami akan bekerja sama dengan pihak Polda Bangka Belitung terutama Cybercream untuk melihat siapa yang mengposting dan yang membagikan video yang dapat merusak regenerasi penerus bangsa maka kami proses. Saya tekankan lagi, tolong dihapus sebelum kami proses senin nanti dan akan merepotkan anda apabila tidak dihapus karena ada pidana menanti bagi pengguna medsos yang asal posting”, Tegasnya. (Budi M)

News Feed