oleh

Santri Ponpes Assalik Butuh Perhatian Pemerintah dan Uluran Tangan Dari Sang Dermawan

PANDEGLANG, SEKILASINDO. COM- Korban kebakaran di Ponpes Assalik pada senin 22 Juli 2019 pukul 22 : 30, lalu yang terjadi di Kp. Kalumpang Desa Rancateureup, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, butuh uluran tangan dari Pemerintah dan Sang Dermawan.

Dimana pada saat kebakaran diduga disebakan korsleting listrik, sehingga mengakibatkan 12 kamar habis terbakar yang ditaksir kerugian sekitar puluhan juta rupiah.

Salah satu santri, Ahmad Ifal Pauzi mengeluh karena pasca terbakarnya
Ponpes Assalik dia terhambat untuk mengikuti proses belajar. Sebab, buku/kitab, serta pakaian sekolahnya juga habis terbakar.

“Saya tak masuk sekolah pak’ karena tidak memiliki pakaian Sekolah, hanya pakaian kaos saja yang di badan tersisa, kami butuh perhatian dari Pemerintah dan uluran tangan dari dermawan,”Sedihnya Ahmad Ifal Pauzi.

“Saya berharap kepada Pemerintah dan siapa saja bisa membantu untuk membangun kembali pondok pesantren kami yang habis terbakar, Semua peralatan kami habis termasuk kitab, pakaian, sepatu tas semuanya habis, hanya kaos dan sarung yang saya pakai di badan tersisa”, Ujarnya

Hal yang sama di katakan Riana Anwar santri Assalik Riana Anwar, dia juga belum bisa masuk di sekolah karena seragam pakaiannya seperti, sepatu, tas, semuanya habis terbakar,” saya berharap ada bantuan agar kami bisa secepatnya ke sekolah seperti semula,” harap Riana. (Ade m).

Tonton Video:

 

News Feed