oleh

Kejari Jeneponto Musnahkan Barang Bukti Berupa Narkotika dan Hp

Pemusnaan barang bukti (Pidum), di halam kantor kejari jeneponto, Senin (22/7/2019).

JENEPONTO, SEKILASINDO.COM
Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto melakukan Pemusnahan barang bukti (BB) perkara tindak pidana umum sebanyak 39 Kasus yang mempunyai kekuatan hukum tetap, di jalan sultan hasanuddin, Empoang, Binamu, Jeneponto,Senin (22/7/2019).

Dalam kegiatan pemusnahan barang bukti (BB) tersebut, turut hadir Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto, S.I.K, Ketua Pengadilan Negeri Arief Karyadi, SH, M, yang mewakili Kalapas Kelas II B dan Para Kasi Kejaksaan.

Kasi Pidum Kejari Jeneponto Asnaeni Amir mengatakan, pemusnahan BB tersebut berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jeneponto mulai Januari hingga juni dalam kasus pemusnahan barang bukti tindak pidana umum dengan 39 Perkara Kasus dengan pemusnahan barang bukti(BB) berupa 100 bungkus berisi sabu-sabu dengan total 10 gram, beserta saset kosong dan obat daptar G Sebanyak Dua ribu lebih Butir, bersama sembilang buah hp juga ikut dimusnakan.

“Kami musnahkan itu adalah barang bukti tindak pidana mulai dari tindak pidana narkotika,penganiyayaan, perjudian, dan beberapa obat terlarang daftar G dan sejenisnya,” jelasnya.

Lanjut, Kejari Jeneponto Ramadiyagus juga menambahkan, dalam kasus pemusnahan barang bukti Narkotika Jenis Sabu-Sabu dengan skala pengguna, Dia berharap perlunya peran serta dengan menjaga generasi muda sebelum meningkat dari pengguna jadi pegedar bahkan menjadi bandar.

“Peran sosialisasi bahaya narkoba perlu lebih ditingkatkan baik dari pihak kita, penegak hukum bahkan teman-teman media, dan peran sertanya masyarakat dalam bahaya peningkatan penguna narkoba dikalangan generasi.”Pungkasnya.

Dia menambahkan diselah waktunya saat dikompirmasi awak media sekilasindo.com, dalam memperingati hari bakti adhiyaksa yang ke 59, pihaknya sebelumnya telah melakukan berbagai kegiatan secara sederhana namun bermampat bagi masyarakat, sesuai dengan petujuk dari pimpinan.

“Iya kemarin dulu kita telah melaksanakan kegiatan donor darah bekerjasama dengan Pihak Dinas Kesehatan dan rumah sakit lanto daeg pasewang, dimana kabupaten jeneponto kekurangan kanton darah alhasil kita mendapatkan 61 kanton darah untuk keperluan rumah sakit,”Tuturnya.*(Fir)

News Feed