oleh

Pengerjaan Pagar  di SMPN 2 Cikeusik Diduga Mangkrak

PANDEGLANG,SEKILASINDO.COM- Pelaksanaan pembangunan pagar di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Cikesik Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten diduga di biarkan mangkrak.

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi kegiatan hari tadi Jum’at (12/7/2019) tidak ada salah seorang yang bekerja, menurut kabar pembangunan pagar di sekolah yang saat ini dalam proses pelaksanaan lama tidak ada kelanjutan atau tidak ada kegiatan lagi.

Diduga mangkrak tanpa kejelasan. Proses pembangunan yang diperkirakan rata-rata mencapai lima puluh sampai enam puluh persen. Namun ditinggalkan pelaksana kegiatan tanpa alasan yang jelas.

Selain itu, di lokasi juga tidak di temukan papan proyek pekerjaan, sehingga masyarakat kesulitan untuk mengetahui berapa anggaran dan  sumber dananya dari mana.

Di temui seorang pekerja tidak jauh dari lokasi sekolah, Muhro (50) mengaku sudah tidak lagi melanjutkan kegiatan sekitar lima belas hari ini dia juga tidak tahu siapa pemilik perusahaan atau pengusaha yang mendapatkan proyek.

” Saya sudah lima belas hari libur tidak kerja di situ sebab tidak ada bahan material dan pembayaran kami pun belum jelas artinya belum di bayar selama dua belas  hari kerja kami kerja, hanya kami mendapat kasbon seratus ribu atau dua ribu saja,” Ujarnya.

Dia juga menjelaskan selama pelaksanaan di mulai tidak pernah papan proyek terpampang di lokasi kegiatan.

” Saya tidak tahu siapa pemilik perusahaan atau pengusaha saya hanya ikut kepala tukang (Mandor)  yakni Yanto,” kata Muhro

Secara terpisah, Kepala sekolah SMPN 2 Cikeusik saat di konfirmasi melalui telepon genggam atau pesan WhatsApp  untuk mendapatkan keterangan akan tetapi tidak merespon bahkan kontak Wa milik wartawan sekilasindo.com juga diduga di blokir.

Sampai berita ini di turunkan awak media sekikasindo.com masih berusaha untuk dapat menggali keterangan lebih lanjut  dari pengusaha atau dari dinas terkait.***(Ccp/Hadi).

News Feed