oleh

Ketua Investigasi Lidik Pro Setor Laporan Indikasi Kecurangan Pemilu ke Bawaslu

BULUKUMBA, SEKILASINDO.COM – Perhelatan pesta demokrasi 17 April 2019, menuai catatan merah oleh banyak pihak.

Kecaman dan aksi protes atas maraknya indikasi kecurangan membuktikan bahwa KPU, PPK, PPS dan KPPS sebagai penyelenggara teknis Bawaslu dan Pengawas TPS sebagai pengawas pemilu tidak bekerja secara profesional, tidak maksimal dan terkesan tutup mata terhadap keganjilan pada saat pelaksanaan pemilu.

Kondisi ini menuai kecaman keras dari Ketua DPD Lidik Pro Bulukumba, yang sekaligus sebagai Ketua Investigasi DPN Lidik Pro RI Harianto Syam.

Menurut dia, ada indikasi kecurangan yang dilakukan secara terstruktur dan terorganisir.

Pria yang akrab disapa Anto Harlay ini menemukan ada form C1 foto copi yang dibubuhi tanda tangan basah dan menurutnya tanpa laporan laforensik di kepolisian secara kasat mata terlihat jelas tekanan pena pada saat tanda tangan di garis kotak kelompok penyelenggara .

Bahkan ada C1 juga ditemukan banyak coretan, ukuran huruf datar di setiap kotak tanda tangan.

“Kok bisa fakta ini hanya ditemukan di Partai Golkar khusus untuk C1 DPRD Provinsi,” bebernya.

Hal itu diperparah dengan tidak sinkronnya angka perolehan suara partai dan suara Caleg dengan jumlah total perolehan suara.

“Saya mensinyalir ada oknum di internal Partai Golkar yang telah melakukan manipulasi form C1 dengan cara yang sangat rapi,” tambahnya.

Atas indikasi itu, lelaki yang memiliki nama asli Harianto Syam ini, telah melaporkan kasus tersebut ke Bawaslu Kabupaten Bulukumba dan Bawaslu Provinsi Sulawesi – Selatan pada Selasa (30/4/2019).

“Kami bersama teman-teman dari Lidik Pro telah melaporkan indikasi kecurangan terkhusus di Kecamatan Kajang,” tambahnya.

Sembari menyebutkan ada beberapa TPS di Desa Kalimporo, Desa Tambangan dan beberapa desa lainnya yang ditemukan ada keganjilan.

Haryanto menyatakan bahwa mereka berkomitmen dan konsisten mengawal kasus ini sampai ada titik terang.

“Insyaallah dalam waktu dekat ini kami akan menurunkan massa untuk aksi, demi tegaknya pemilu yang damai, berintegritas dan bermartabat, kecurangan dalam Pemilu adalah musuh bersama yang harus di perangi. Bukan cuma sampai disitu hal ini akan dibawa kerana hukum dengan indikasi pemalsuan dokumen negara,” tutupnya. (*/AsR)

News Feed