oleh

Motivasi Santri Menulis, Ponpes Darul Istiqomah Hadirkan Motivator dan Instruktur Nasional Sasisabu

MAROS, SEKILASINDO.COM-Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Istiqomah menggelar seminar Pelajar Cerdas dengan tema “Menjadi Santri Hebat di Era Milenial” di Kabupaten Maros, Sabtu, (27/4/2019).

Seminar motivasi tersebut menghadirkan narasumber dari Motivator, Penulis, sekaligus Instruktur Nasional Sasisabu.

Direktur Pesantren Darul Istiqomah Ust Nuryadin Yakub, Lc saat memberikan sambutan menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini adalah kegiatan lanjutan setelah seminar pertama dan Alhamdulillah hasilnya santri dapat menyelesaikan bacaan 1 buku dalam sebulan.

“Malam ini saya senang dan berbangga tentunya, karena bisa hadir dan menyaksikan langsung seminar motivasi. Semoga para santri lebih semangat lagi dalam belajar dan tentunya memiliki karya tersendiri yakni dapat menulis buku,” ungkap direktur.

Ia menambahkan, kedepan syarat untuk lulus dari pesantren ini adalah santri harus penyakit karya yakni buku.

Lebih lanjut Wahyudin Semat, S.Pd selaku pembina bagian kesiswaan dan pengembangan prestasi menuturkan bahwa harapan saya sebagai kesiswaan dan pengembangan prestasi santri bahwa “santri bisa menemukan satu buku yang bisa membuat mereka jatuh cinta dengan membaca dan kedepannya mampu menulis sedikit-sedikit dan menciptakan sebuah karya buku,” tuturnya.

Sengaja kami hadirkan motivasi, penulis, sekaligus Instruktur Nasional Sasisabu agar apa yang menjadi impian kami bisa terwujud.

“Narasumber kali ini adalah Motivator dan Instruktur yang sepak terjangnya luar biasa. Dan kami menginginkan santri menjadi hebat dan lebih bersemangat lagi dalam belajar,” tambahnya.

Para santri tampak antusias mengikuti kegiatan ini, dilihat dari jumlah mereka yang kurang lebih 100 peserta.

“Anak-anak kenal Novel Ayat Ayat Cinta? Penulis Habiburrahman El Shirazy. Laskar Pelangi? Penulis Andrea Hirata. Mereka dapat menjadi figur yang dikagumi anak muda saat ini. Hanya dengan satu karya dari mereka saja, dapat membangun sebuah sekolah/pesantren sebagai jerih payah dari hobi menulis,” kata moderator yang juga pembina di Pesantren saat memberikan motivasi kepada peserta disela-sela pembukaan kegiatan. (Andi Alfian).

News Feed