oleh

Panitia Seleksi Calon Aparat Desa Kabupaten Manggarai Barat Menjamin Proses Seleksi Berlangsung Transparan

MANGGARAI BARAT, SEKILASINDO. COM
Merebaknya isu bahwa penentuan calon aparat desa melalui tes seleksi yang dilakukan oleh Panitia Seleksi hanya formalitas belaka, disanggah dengan tegas oleh Ketua Panitia, Lois Jelahi, menyebut bahwa isu tersebut tidak benar, Senin (15/04/2019).

Dipastikannya bahwa proses seleksi Calon Aparat Desa bagi desa-desa yang sudah dilakukan Pilkades, sifatnya transparan, terbuka bagi publik.

“Hasilnya akan diumumkan secara terbuka dengan nilainya setelah diseleksi. Jadi, penentuan kelulusan tergantung nilai hasil tes,” tegas Lois Jelahi.

Lanjutnya menginformasikan bahwa sampai hari ini (Senin, 15/04/2019), proses seleksi baru selesai pelaksanaannya untuk 2 kecamatan dari 12 kecamatan. Dua kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Lembor Selatan dan Kecamatan Lembor.

“Untuk Lembor Selatan, seleksi sudah dilakukan pada Tanggal 9 April yang lalu. Dengan jumlah desa sebanyak 7 desa, Yang hari ini di kantor Camat Lembor, pesertanya dari 5 desa dengan peserta sebanyak 69 orang,” ujar Jelahi, sembari menjelaskan komposisi kepanitiaan seleksi aparat terdiri dari panitia desa dan panitia Kabupaten dari unsur kecamatan di instasi terkait.

Untuk 10 kecamatan lainnya, tambah Jelahi, menyusul setelah pihak kecamatan memverifikasi dokumen-dokumen peserta dari desa.

Sementara itu, salah seorang peserta seleksi yang tidak mau namanya disebutkan, selepas mengikuti seleksi menginformasikan bahwa tes terdiri dari dua jenis materi tes.

“Pertama tes tertulis, dengan jumlah soal 50 nomor. Lalu tes wawancara oleh Kadis PMD (Matheus Ngabut). Pertanyaan singkat dan simpel saja “, ujarnya sembari menggeleng-gelengkan kepala mengenang pertanyaan konyol soal arah pilihan Pilkades di desanya beberapa waktu yang lalu.(Ash/red)

News Feed